Agnez Mo Masuk Label Rekaman Amerika, 300 Entertainment

Orang-orang yang sukses adalah mereka yang konsisten mengejar mimpinya dengan disiplin dan motivasi tinggi layaknya api olimpiade. Ia tak mudah padam meski ditiup angin kencang dalam perjalanan melewati ribuan kilometer.
Semangat Agnez Mo untuk menembus pasar internasional sudah dipupuk sejak satu dekade lalu. Penyanyi yang sempat main sinetron 'Pernikahan Dini' itu sedikit demi sedikit menemukan pintu-pintu harapan dalam meraih mimpinya.
Ia banyak melakukan kolaborasi dalam tujuh tahun terakhir. Mulai penyanyi Meksiko Christian Chávez dalam lagu berjudul "¿En Dónde Estás?" yang dikemas dalam bahasa Spanyol, Inggris, dan Indonesia, hingga berduet dengan Michael Bolton pada lagu "Said I Loved You...But I Lied" dalam album Bolton bertajuk 'Gems: The Duets Album' khusus untuk edisi Asia.
Dipandang sebelah mata dan diejek karena semangat 'go international' mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari. Tapi Agnez terus berlari mengejar mimpi, berinovasi dan berkolaborasi dengan orang-orang hebat di dunia musik. Jangan lupakan lagu 'Coke Bottle' hasil kolaborasinya dengan Timbaland yang membuat nama Agnez mulai dikenal publik Amerika, juga foto-fotonya yang tersebar sedang nongkrong bareng Chris Brown. Mungkin, Agnez Mo juga sudah mencuri perhatian Rihanna.

Kini satu pintu lagi terbuka untuk perempuan kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986. Ia baru saja bergabung dengan 300 Entertainment. Agnez sebelumnya ditangani oleh Johnny Wright, manajer yang ikut membantu mengorbitkan Justin Timberlake dan Janet Jackson.
"Seiring dengan visi kami untuk terus membangun jejak internasional, kami percaya ada banyak bintang di seluruh dunia," kata CEO Kevin Liles dalam pernyataannya seperti dikutip dari Billboard, Kamis (26/4).
"Internet telah membawa kita lebih dekat tapi kami tetap percaya dengan hubungan emosional yang dimiliki rekan-rekan kami dengan fans mereka melalui seni. Agnez memiliki jiwa (perusahaan) 300. Senang bisa menyambut dia dan timnya sebagai rekan kami."
Agnez juga mengungkapkan rasa gembiranya setelah bergabung dengan label dan manajemen asal Amerika Serikat. "Aku selalu percaya keajaiban dari sebuah seni ada dalam jiwa, dalam cinta dan hasrat. Itulah mengapa penting buatku untuk punya tim yang percaya denganku dan seni yang aku miliki, sebanyak yang aku rasakan," kata penyanyi yang memiliki total 35 juta followers di media sosial.
"...Memperlakukanku layaknya keluarga, dan berjuang untukku seperti keluarga. Sebuah tim yang berpikir dan bersikap di luar kotak dan memindahkan kotak itu bersamaku," tambahnya.
Agnez yang baru saja mengeluarkan album X, kabarnya akan segera meluncurkan lagu baru berjudul 'I AM a Dime' di bawah naungan 300 Entertainment. Label rekaman 300 Entertainment menaungi beberapa penyanyi seperti Fetty Wap, Hopsin, Cheat Codes, Young Thug,Highly Suspect, Tee Grizzley, Famous Dex, Shy Glizzy, Rejjie Snow, Conrad Sewell, dan masih banyak lagi. Ralat: Sebelumnya, di judul, Agnez Mo disebutkan bergabung dengan manajemen yang mengorbitkan Justin Timberlake. Agnez sudah berada di bawah naungan Johnny Wright, manajer yang mengorbitkan Justin Timberlake, sejak 2014.
