kumparan
26 November 2019 10:36

Agnez Mo saat Diwawancara Media AS: Aku Enggak Punya Darah Indonesia

Agnez Mo
Penampilan Agnez Mo di American Music Awards 2019. Foto: Mark Ralston/ AFP
Ada kabar mengejutkan dari penyanyi Agnez Mo. Baru-baru ini, pelantun 'As Long As I Get Paid' itu mengaku tidak punya darah Indonesia.
ADVERTISEMENT
Hal itu terungkap saat Agnez melakukan wawancara dengan Build Series by Yahoo belum lama ini. Kala itu, dia bicara tentang single terbarunya bersama French Montana, 'Diamonds', dan beberapa hal lain terkait dirinya.
Saat host menanyakan soal keberagaman di Indonesia, penyanyi berumur 33 tahun tersebut mengatakan bahwa dia hanya lahir di Indonesia
"Sebenarnya, aku enggak punya darah Indonesia atau apapun itu. Aku (berdarah) Jerman, Jepang, China, dan aku hanya lahir di Indonesia," ucapnya dalam video yang diunggah ke YouTube pada 22 November lalu itu.
Video
Agnez pun melanjutkan dengan membahas agama di Indonesia.
"Aku juga (beragama) Kristen, dan mayoritas di sana (Indonesia) Muslim. Jadi, aku... Aku enggak akan bilang aku enggak pantas berada di sana karena orang-orang menerimaku apa adanya. Tapi, selalu ada perasaan kalau, aku tidak seperti orang-orang lainnya," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Agnez pun mengiyakan sang host saat mengomentari perkataannya dengan, "Itu perspektif yang unik."
Agnez Mo, SCBD, Sudirman, Jakarta
Penyanyi Agnez Mo saat hadir di konferensi pers konser Sikat Habis di SCBD Sudirman, Jakarta. Foto: Ronny
"Tentu saja. Itu mengajariku untuk merangkul perbedaan itu, merangkul kerentananku, perbedaan yang ada, keunikanku, dan lain-lain," ujarnya.
Pernyataan Agnez Mo tersebut langsung memincu komentar dari netizen. Kebanyakan dari mereka menyayangkan perkataannya.
Tapi, ada juga netizen yang membela dirinya. Mereka menyebutkan Agnez tetap warga negara Indonesia meski dirinya tak memiliki darah Indonesia.
kumparan telah mencoba menghubungi pihak Agnez Mo. Namun, belum ada jawaban.
Apa tanggapanmu soal pernyataan Agnez Mo tak punya darah Indonesia?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan