Air Mata Novita Angie di Pemakaman Sang Ayah

Kabar duka datang dari pembawa acara Novita Angie. Perempuan berusia 42 tahun itu ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang ayah, R. Sumiharso.
Hari ini, Jumat (1/12), Sumiharso menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 09.20 WIB pada usia 73 tahun karena penyakit kanker kelenjar getah bening. Mendiang dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Jenazah tiba di TPU Tanah Kusir pada pukul 16.00 WIB. Angie turut mengantarkan sang ayah menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Angie terlihat sedih dan matanya terlihat membengkak. Sembari memeluk foto sang ayah, air matanya tak terbendung saat doa dibacakan sebelum pemakaman dimulai.
Pada pukul 16.15 WIB, jenazah Sumiharso dimakamkan. Setelah itu, Angie terlihat menaburkan kembang di atas makam sang ayah.
Usai pemakaman, Angie menjelaskan mengenai penyakit yang diderita sang ayah. Awalnya, keluarga mengira Sumiharso menderita penyakit polip.
"Papa itu bulan April, awal tahun hidungnya bengkak, pertama pikirnya polip. Bawa ke dokter pas operasi ternyata cancer. Pas kanker itu beberapa bulan kemo, keadaannya juga enggak membaik malah membengkak dan tadinya cuma bagian hidung yang bengkak," kata Angie.
Angie mengatakan, ayahnya sudah melakukan pengobatan berupa kemoterapi. Menurut dia, orang tuanya memiliki keinginan untuk sembuh.
"Akhirnya ya udah kami jalanin kemo, seminggu kemudian minggu malam udah agak membaik. Hari Selasa sore, saya sama mama bawa ke UGD karena udah kekurangan cairan. Akhirnya di UGD sampai 18.30 WIB semalam. Udah stabil dini harinya drop ,tensinya drop akhirnya dibawa ke ICU," ucap Angie.
