Kumparan Logo

Alasan Ariel NOAH Terima Perankan Dilan, Dapat Support Besar dari Alleia

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ariel NOAH hadir dalam jumpa pers film Dilan di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ariel NOAH hadir dalam jumpa pers film Dilan di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Vokalis Ariel NOAH resmi diumumkan memerankan karakter ikonik Dilan dalam versi dewasa. Ariel akan membintangi dua film sekaligus, yaitu Dilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam.

Di tengah masa hiatus band NOAH, Ariel mengaku ingin menjajal pengalaman baru di luar dunia musik. Baginya, seni peran merupakan bidang yang menarik dieksplorasi.

"Pas lagi liburan ini, pengin coba kehidupan yang lain gitu, selain jadi pemusik. Dan seni peran ini lumayan dekat juga tuh yang pengin dicoba gitu," ungkap Ariel dalam jumpa pers di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/11).

Ariel NOAH hadir dalam jumpa pers film Dilan di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Meski sempat ada keraguan mengingat Dilan adalah karakter ikonik, diskusi panjang dengan penulis Pidi Baiq dan sutradara Fajar Bustomi memantapkan Ariel.

"Ada ketakutan, tapi juga pas ngobrol kan, ya, ini kan ngobrolnya panjang tuh sama Ayah Pidi, sama Fajar juga. Yang paling penting itu memang ada keinginan yang yang kuat gitu. Jadi, ya, itu gue punya sih. Maksudnya gue pengin, 'Eh, gue pengin coba ini,' dan, eh, ada komitmen sih," jelas Ariel.

Koneksi dengan Dilan

Salah satu alasan Ariel menerima peran ini adalah adanya koneksi pribadi dengan latar belakang Dilan sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Ariel mengungkap bahwa ia pernah bercita-cita mengenyam pendidikan di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, tetapi tidak berhasil.

"Saya tuh pengin banget masuk Seni Rupa ITB waktu itu, tapi enggak keterima. Jadi pas ini, wah, ini salah satu yang relate, gue pengin merasa jadi mahasiswa Seni Rupa ITB kayak gimana sih gitu," tutur Ariel.

Selain itu, Ariel juga tertarik dengan kompleksitas karakter Dilan di usia dewasa, seperti yang ia baca dari tulisan Pidi Baiq. Baginya, hal tersebut menjadi tantangan menarik untuk dikerjakan.

Dukungan Penuh dari Sang Putri, Alleia

Keputusan Ariel terjun ke dunia akting ini mendapat dukungan penuh dari putrinya, Alleia Anata Irham. Ariel menyebut bahwa putrinya menyambut kabar tersebut dengan antusias.

"Eh, dia sih senang. 'Wah, wah bagus, bagus, bagus,' ya gitulah. Ya kalau anak pasti suportif sama bapaknya," ujar Ariel sambil tersenyum.

Meski begitu, Ariel menegaskan bahwa ia tidak akan mengarahkan keinginan Alleia di masa depan, termasuk jika sang anak ingin mengikuti jejaknya di dunia hiburan.

"Oh, enggak. Kayaknya Alleia itu enggak akan gue intervensi keinginannya. Dia pengin jadi apa terserah dia. Kalau mau main film, mau nyanyi, terserah dia juga sebetulnya gitu," ucap Ariel.

Ariel NOAH hadir dalam jumpa pers film Dilan di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Proyek film ini tidak akan mengganggu jadwal NOAH, yang saat ini memang sedang dalam masa istirahat selama dua tahun dan masih memiliki rencana untuk album terakhir yang prosesnya masih panjang.

Dua film dari IP milik Pidi Baiq ini merupakan kelanjutan dari deretan seri Dilan, yaitu, Dilan 1983: Wo Ai Ni, Dilan 1990, Dilan 1991, hingga Ancika 1995.

Disutradarai Fajar Bustomi, film Dilan 1997 dan Dilan Amsterdam siap mulai proses syuting pada Desember 2025 dan diproyeksi tayang dalam tahun 2026.