Kumparan Logo

Alasan Hanung Bramantyo Tak Eksploitasi Kesedihan di Film Children of Heaven

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manoj Punjabi ditemui di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12). Foto: D.N Mustika Sari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Manoj Punjabi ditemui di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12). Foto: D.N Mustika Sari/kumparan

MD Pictures mengumumkan bahwa film Children of Heaven akan tayang di bioskop pada 27 Mei 2026. Ini merupakan adaptasi film asal Iran.

Produser MD Pictures, Manoj Punjabi, mengungkapkan perjalanan mendapatkan hak adaptasi film Children of Heaven tidaklah mudah. Ia mengaku telah mengejar lisensi film karya Majid Majidi tersebut selama bertahun-tahun.

"Cerita ini kami sudah kejar dari 7-8 tahun, 10 tahun, coba terus enggak dapat-dapat, akhirnya bisa jatuh ke tangan MD. Jadi bersyukur dan sesuai ekspektasi saya," kata Manoj.

Sutradara Film Rahasia Rasa, Hanung Bramantyo saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Children of Heaven merupakan film fenomenal yang pertama kali dirilis pada 1997 dan berhasil menembus nominasi Best Foreign Film di ajang Oscar.

Narasi aslinya berfokus pada hubungan kakak beradik, Ali dan Zahra, dari keluarga miskin yang harus berbagi sepasang sepatu sekolah karena sepatu sang adik hilang.

Dalam adaptasi versi Indonesianya, film Children of Heaven digarap oleh sutradara Hanung Bramantyo. Hanung mengatakan pemilihan waktu rilis film ini sangat tepat mengingat pesan di dalam filmnya sangat relevan dengan situasi kemanusiaan global saat ini. Bagi Hanung, film Children of Heaven membawa pesan perdamaian.

"Ini adalah momen yang buat saya sangat berharga sekali, di tengah kita sedang bersedih, berduka karena dunia sedang berperang. Dan ini adalah momen yang membuat kita pas sekali mengeluarkan film ini," tutur Hanung.

Hanung Bramantyo dalam special screening Tuhan Izinkan Aku Berdosa, Blok M Square, Sabtu (16/3) Foto: Giovanni/kumparan

Hanung menyebut adaptasi film Children of Heaven akan tetap memegang teguh prinsip dari kreator aslinya, Majid Majidi. Ia tidak ingin film ini sekadar menjual air mata, melainkan menunjukkan martabat manusia di tengah kekurangan.

"Sebagaimana yang dipesankan oleh kreatornya, tidak boleh mengeksploitasi kesedihan, tidak boleh mengeksploitasi kemiskinan. Tapi justru di tengah situasi yang sangat terbatas, kita harus berdaya, kita harus menunjukkan martabat kita sebagai manusia," ucap Hanung.

Kedekatan Hanung dengan karya tersebut ternyata sudah terjalin sejak lama, bahkan sejak ia masih menimba ilmu di bangku kuliah.

"Itu terlihat sekali di original film Children of Heaven yang saya tonton kira-kira 15 tahun yang lalu saat saya masih kuliah di Institut Kesenian Jakarta," kenang Hanung.

Hanung Bramantyo saat ke Kedubes Palestina di Jakarta, Rabu, (19/5/2021). Foto: Ronny

Hanung Bramantyo Kagumi Film Children of Heaven

Hanung mengagumi film Iran mampu mengangkat lokalitas dan kejujuran tanpa harus meniru gaya bercerita negara lain.

Dalam menggarap Children of Heaven versi Indonesia, Hanung dibantu oleh Oka Aurora dan Hanan Novianti yang menjadi penulis naskah.

Children Of Heaven versi Indonesia dibintangi Jared Ali, Humaira Jahra, Andri Mashadi, Faradina Mufti, Muhadkly Acho, Lolox, hingga Dodit Mulyanto.