Kumparan Logo

Alasan Kamila Andini Pilih Arya Saloka & Putri Marino di "Empat Musim Pertiwi"

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jumpa pers Empat Musim Pertiwi di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa pers Empat Musim Pertiwi di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). Foto: Dok. kumparan

Sutradara Kamila Andini kembali menyatukan Arya Saloka dan Putri Marino dalam proyek layar lebar terbarunya, "Empat Musim Pertiwi". Keputusan ini bukan sekadar mengulang kesuksesan di serial "Gadis Kretek".

Kamila menyebut, nama Putri Marino sudah menjadi pilihan jauh sebelum keduanya bekerja sama di serial "Gadis Kretek".

"Kalau Putri, sebenarnya dari awal saya nulis ini memang sudah langsung kepikiran Putri Marino," ungkap Kamila Andini dalam jumpa pers di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan.

Kamila menyebut, keinginan menggandeng Putri muncul saat sang aktris terlibat dalam film "Losmen Bu Broto" garapan sang suami, Ifa Isfansyah. Niat tersebut ia simpan rapat-rapat sebelum akhirnya diutarakan kepada Putri.

"Jadi sebenarnya sudah ingin approach Putri dari pas Putri lagi main Losmen (Bu Broto) sama Mas Ifa. Kayak waktu itu sudah bilang sama Mas Ifa, 'Bilangin Putri dong, aku tuh kayaknya punya karakter kayaknya pas deh kalau dia yang mainin,' gitu. Tapi waktu itu masih menjadi rahasia dapur, jadinya akhirnya aku sounding pas kita prep 'Gadis Kretek'. Aku bilang aku punya cerita yang aku pengen banget dia yang main," jelas Kamila.

Jumpa pers Empat Musim Pertiwi di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). Foto: Dok. kumparan

Sementara, untuk karakter Bisma, Kamila butuh aktor yang bisa langsung menyatu dengan karakter Pertiwi. Hubungan kedua karakter dalam film ini digambarkan sangat kompleks dan memiliki latar belakang yang emosional.

"Terus kalau Arya, karena memang hubungan antara Pertiwi dan Bisma tuh juga hubungan yang berlapis-lapis, punya history, punya macam-macam. Jadi aku butuh memang dua pemain yang chemistry-nya rasanya sudah nggak harus ngebangun banyak lagi. Jadi kita bisa dalamin," terang Kamila.

Kamila menambahkan, pemilihan Arya Saloka juga telah melalui diskusi intensif dengan Putri Marino selaku pemeran utama. Mereka sepakat Arya adalah aktor yang paling tepat untuk menghidupkan karakter Bisma.

"Dan waktu itu emang aku juga konsultasinya sama Putri karena dia yang akan memerankan Pertiwi. Dan kita emang langsung, 'Arya sih yang paling pas,' gitu. Arya sih kayaknya Arya toh gitu. Terus kayaknya seru nih kita syuting bareng lagi karena menyenangkan banget sih emang syuting bareng," lanjut Kamila.

Tantangan Empat Musim Pertiwi

Jumpa pers Empat Musim Pertiwi di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). Foto: Dok. kumparan

Kamila tertantang menggabungkan berbagai genre dalam Empat Musim Pertiwi. Oleh karenanya, Kamila terbantu dengan aktor yang sudah memiliki pemahaman satu sama lain.

"Jadi memang secara teknikal itu cukup menantang dan cukup berat. Jadi ini emang titik yang tepat dengan semua keunikannya tapi juga tantangan yang menyenangkan," tutup Kamila.

Selain reuni Putri Marino dan Arya Saloka, kehadiran aktris legendaris Christine Hakim dan Hana Malasan menambah bobot emosional film ini, dari rumah produksi Forka Films. Pertiwi akan hadir di bioskop mulai 8 Oktober 2026 mendatang.