Alasan Mulan Jameela Bungkam Saat Jenguk Ahmad Dhani

Ahmad Dhani dipindahkan ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur, setelah sebelumnya menjalani masa penahanan di Rutan Medaeng, Jawa Timur. Ahmad Dhani dipindahkan pada Kamis (13/6) dini hari tadi.
Di hari pertamanya kembali menempati Rutan Cipinang, Ahmad Dhani mendapat kunjungan dari istrinya, Mulan Jameela. Mulan datang sekitar pukul 13.00 WIB bersama kedua anaknya, Safeea Ahmad dan Ahmad Syailendra Airlangga alias Muhammad Ali.
Selama kurang lebih tiga jam di dalam, Mulan Jameela meninggalkan rutan pada pukul 15.58 WIB. Namun tidak ada satu pun komentar yang dilepaskan Mulan.
Ditemui terpisah, kuasa hukum Ahmad Dhani, Ali Lubis mengungkapkan alasan Mulan Jameela enggan menanggapi pertanyaan. Pelantun 'Makhluk Tuhan Paling Sexy' itu ingin mendinginkan suasana atas apa yang dialami pentolan grup band Dewa 19 tersebut.
"Lebih tepatnya cooling down lah apalagi pertanyaan seputar hukum, Mbak Mulan enggak mau komentar sejauh itu ya. Kalau hukum lebih diserahkan ke kuasa hukum," ujar Ali Lubis di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (13/6).
Ali menyebut, selama menjenguk Ahmad Dhani, Mulan Jameela lebih banyak bercerita tentang kondisi keluarga. Mulan juga disebut membawakan nasi goreng hingga kopi untuk ayah dari Al, El dan Dul tersebut.
"Kalau Mbak Mulan seperti biasa tanya putusan kelanjutan seperti apa, biasalah seputar perkara. Kalau obrolan pribadi itu urusan keluarga lah. Tadi nasi goreng terus buah-buahan, tadi dia (Ahmad Dhani) minta kopi mungkin besok dibawa ibundanya, kan besok ibunya jenguk, ada El sama adiknya," terang Ali Lubis.
Kepala Rutan Cipinang, Oga Darmawan sebelumnya menjelaskan, Ahmad Dhani saat ini ditempatkan di Blok Barito lantai 3 yang berisikan sekitar 11 tahanan dengan ruangan bebas asap rokok. Penempatan Ahmad Dhani di blok khusus agar menghindari konflik dengan para tahanan lainnya.
Blok itu dianggap tidak akan menimbulkan konflik mengingat pelantun 'Pupus' itu kini telah terjun ke dunia politik. Hal ini untuk menghindari gesekan antar tahanan akibat perbedaan pandangan politik supaya tidak semakin memanas.
"Tentunya kami bersama para Kasi, kepala keamanan, dan pelayanan tahanan sudah melakukan hal itu dengan para komandan jaga. Agar nanti tidak bersinggungan dengan yang lain, jadi nanti kami sudah memutuskan tempat yang terbaik untuk beliau," ujar Oga.
