Kumparan Logo

Amanda Rawles Banyak Bercermin Sebelum Syuting Film 'Jailangkung 2'

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Amanda Rawles (Foto: Mustika/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Amanda Rawles (Foto: Mustika/kumparan)

Film 'Jailangkung' garapan sutradara Jose Purnomo dan Rizal Mantovani sukses menggaet sekitar 2,5 juta penonton ke bioskop saat rilis tahun 2017. Untuk mengulang kesuksesan tersebut, Sky Media bersama dengan Legacy Pictures membuat film sekuelnya dengan judul 'Jailangkung 2'.

Aktris muda Amanda Rawles masih dipercaya menjadi pemeran utama dalam film ini. Ia berperan sebagai Bella, seorang gadis belia yang keluarganya selalu dihantui teror-teror dari makhluk halus.

Saat ditemui dalam perilisan trailer dan poster film 'Jailangkung 2', Amanda bercerita bahwa dirinya merasa masih banyak hal yang kurang dari aktingnya di film 'Jailangkung' pertama, mengingat itu adalah film horor pertamanya.

Amanda Rawles (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Amanda Rawles (Foto: Munady Widjaja/kumparan)

Oleh karena itu, kali ini dia berjuang keras memperbaiki kemampuan aktingnya agar lebih baik dan dapat menghibur penggemar yang sudah tak sabar menyaksikan aksinya di film sekuel tersebut.

"Di sini, aku bisa improve jauh lebih banyak, salah satunya mungkin ekspresi ketakutan yang aku bilang tadi. Di film ini lebih intens lagi soalnya," ungkap Amanda saat dijumpai di Senayan City XXI, Jakarta Pusat, Senin (30/4).

Salah satu cara yang dilakukan oleh remaja 17 tahun ini untuk mendalami ekspresi ketakutannya adalah, dengan memperbanyak bercermin dan menunjukkan wajahnya yang paling jelek.

"Aku belajar dari dua sutradara, mereka suka kasih masukan, terus mereka bilang, 'You should try to act di depan kaca', supaya bisa lihat muka sendiri, dan bikin muka sejelek-jeleknya," terang Amanda. "Jadi, aku tuh supaya lepas dari aku yang malu-malu, supaya enggak jaim lagi, supaya lebih luweslah."

Selain itu, bintang film 'Dear Nathan' ini juga melakukan riset dengan menonton beberapa film horor luar negeri agar ia bisa mempelajari berbagai ekspresi dari aktor-aktor pemeran film horor lainnya.

"Ada beberapa film horor luar yang aku tonton, tapi lupa judulnya, dan itu aku belajar di situ sih kayak napasnya gimana, ngos-ngosannya, tensinya dari yang biasa. Kalau kita kaget atau takut atau tegang itu semua beda ekspresinya," tutup Amanda.