Kumparan Logo

Anaknya Dihina Netizen, Shandy Aulia Beri Respons Bijak

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia

Anak Shandy Aulia dihina oleh seorang netizen. Hal ini diketahui setelah Shandy membongkar pesan langsung atau direct message (DM) dari netizen tersebut ke akun Instagram miliknya.

Dalam unggahan di Instagram Story, Shandy mengatakan netizen tersebut sudah cukup lama mengirimkan DM kepadanya. Namun, ia baru sempat membacanya.

Shandy Aulia. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Salah satu DM dari netizen tersebut yang dibagikan oleh Shandy Aulia tertanggal 3 Oktober 2020. Perempuan 33 tahun ini menyatakan bahwa itu bukanlah DM pertama dari si netizen.

“Cukup unik hanya memberikan tanda monyet pada postingan anak saya. Cukup unik,” tulis Shandy.

Kemudian, pemain film Eiffel I’m in Love ini membagikan lagi unggahan netizen tersebut terkait dengan buah hatinya.

“Masih pada postingan anak saya, orang ini memberikan tanda, hidung babi, disertakan dengan kata-kata unik,” tulis Shandy.

Dalam unggahan tersebut, diketahui bahwa netizen tersebut menyebut anak Shandy seperti kurang gizi.

Shandy Aulia Foto: Aria Pradana/kumparan

Dalam unggahan lainnya, netizen tersebut tampak mengomentari pertumbuhan anak Shandy. Ia menyebut buah hati Shandy semakin kurus dan bayi gizi buruk.

“Orang yang sama DM kembali sebagai dan sudah jadi hobinya untuk memberikan komentar dengan semua kata uniknya terhadap anak saya,” tulis Shandy.

Shandy menanggapi dengan bijak mengenai netizen menghina buah hatinya. Ia mengatakan, apabila berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan, netizen tersebut tidak perlu menjadikan media sosial sebagai pelampiasan untuk menghujat seseorang yang tidak dikenal secara pribadi.

Shandy mengatakan apabila netizen tersebut memiliki tujuan lain, misalnya untuk mendapatkan respons darinya atau tidak menyukainya, maka harus menyampaikan langsung kepada dirinya.

“Saya boleh Anda hina atau berikan tanggapan menohok, tapi jangan seorang bayi…apakah kondisi mental Anda dalam keadaan sehat? Masih banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk dapat direspons pesan DM Anda,” tulis Shandy.

“Tidak harus dengan komentari anak saya bego, kurang gizi, gizi buruk, serta ditambahkan tanda binatang babi dan monyet,” lanjutnya dengan menyertakan emoji tersenyum.

Pemain film "Kutuk" Shandy Aulia saat berkunjung ke kantor kumparan, Rabu (17/7). Foto: Faisal Rahman/kumparan

Shandy mengatakan, ia menulis hal ini tanpa ada sakit hati kepada netizen tersebut. Dia juga tidak berniat untuk membalas netizen tersebut dengan melaporkannya ke pihak berwajib.

“Karena saya sudah tahu bila arahkan Anda ke hukum berujung ‘minta maaf’dan saya tidak gila hormat untuk harus dihormati lewat kata maaf, karena persoalan ini tidak berdampak pada diri saya dan anak saya,” tulis Shandy.

Kendati demikian, Shandy berpesan kepada netizen tersebut untuk berhati-hati dalam bermain media sosial. Sebab, perkataan buruk seseorang bisa saja membuat orang lain menjadi terpuruk.

“Mulut dapat membinasakan seseorang. Dengan mulut juga kita bisa berdampak baik untuk orang lain. Dan semua kita yang dapat tentukan,” tulis Shandy.