Kumparan Logo

Angel Lelga Kenang Mendiang Ayah: Dia Mendukung ketika Saya Pindah Agama

kumparanHITSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Angel Lelga di Polda Metro Jaya, Sabtu (14/12). Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Angel Lelga di Polda Metro Jaya, Sabtu (14/12). Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan

Ayahanda Angel Lelga, Michel Jonathan, meninggal dunia pada 29 April lalu. Namun, Angel tidak bisa menghadiri pemakaman ayahnya karena tak penerbangan imbas pandemi virus corona.

Angel Lelga mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit stroke. Beberapa hari sebelum meninggal, Angel dan saudaranya sempat melakukan video call dengan sang ayah.

"Jadi kita cuma bisa video call 3 hari 3 malam. Itu setiap saat video call sama papa cuma bilang, ‘Papa kalau papa mau pergi, pergi aja. Kita sudah ikhlas,’ karena saya tidak mau lihat papa saya tersiksa sakit, saya sudah ikhlas. Tapi tetap dia sempat nyautin saya dengan susah payah, tapi papa saya masih nungguin anak-anaknya semua," kata Angel di program 'Brownis', Senin (4/5).

Angel Lelga di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/1). Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Lebih lanjut, Angel Lelga mengenang sikap sang ayah selama hidupnya. Mantan istri Vicky Prasetyo ini mengatakan mendiang ayahnya jarang menentang dirinya terkait masalah apa pun, termasuk ketika ia memilih menjadi mualaf.

"Ketika saya pindah agama, dia salah satu orang yang enggak pernah menentang saya, dan masa kecil saya dengan papa sangat dekat sekali daripada yang lainnya," ujar Angel.

Di mata Angel, mendiang ayahnya merupakan sosok yang tidak pernah mau melukai perasaan anak-anaknya.

“Dia berusaha untuk men-support dan dia selalu kasih tahu kepada saya. Walaupun beda keyakinan, papa tetap sayang dan papa support apa yang langkah saya ambil dan papa paling mendukung saya," tutur Angel.

Angel Lelga ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (11/12). Foto: Alfadillah/kumparan

Oleh karena itu, ia merasa sedih ketika sang ayah meninggal dunia. Kesedihan yang Angel rasakan bukan hanya karena dirinya tidak bisa bertemu lagi dengan ayahnya.

"Saya paling sedih adalah, saya memang bersyukur dengan agama yang saya yakini, tapi pada saat saya mendengar ceramah dari ustaz (dalam) beberapa kajian bahwa doa saya tidak sampai ke orang tua, karena saya beda keyakinan," ungkap Angel.

Meski begitu, Angel tak ambil pusing apakah doanya untuk sang ayah diterima atau tidak. Ia mengungkapkan tidak akan berhenti mendoakan mendiang ayahnya.

“Saya tahu secara sadar bahwa sudah pindah keyakinan, tapi saya berusaha setiap malam saya berdoa untuk papa saya, sampai tidak sampai itu bukan urusan saya," tutup Angel Lelga.