Kumparan Logo

Anji Gundah Lihat Gita Savitri Ejek Orang dengan Kata Stunting

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gita Savitri. Foto: Instagram/@gitasav
zoom-in-whitePerbesar
Gita Savitri. Foto: Instagram/@gitasav

Konten kreator Gita Savitri menuai hujatan gara-gara pernyataannya soal 'tidak memiliki anak adalah resep awet muda'. Meski sudah dihujat, ia tak berhenti berkoar-koar di media sosial.

Terbaru, ia mengejek seorang netizen menggunakan kata stunting. Awalnya, netizen itu meminta orang-orang untuk tak menghujat Gita karena wanita yang tinggal di Jerman tersebut selalu merasa benar.

"Mba ini tuh enggak usah diingetin, enggak usah dihujat gaes. Dia kan si paling benar, diemin aja mending," tulis netizen tersebut di kolom komentar unggahan Instagram Gita Savitri.

Gita Savitri Devi. Foto: Dok. Gita Savitri Devi.

"Gue udah capek-capek bacot, poin yang bisa lo dapat adalah, 'Gita emang merasa paling benar' ya sis? Dulu lo stunting kali ya makanya agak lamban," balas Gita Savitri.

Mengutip dari website WHO, stunting didefinisikan sebagai tinggi badan rendah dibandingkan umur.

Ini adalah hasil dari kekurangan gizi kronis atau berulang, biasanya terkait dengan kemiskinan, kesehatan dan gizi ibu yang buruk, sering sakit dan/atau pemberian makan dan perawatan yang tidak tepat di awal kehidupan.

Anji Tak Nyaman dengan Ucapan Gita Savitri soal Stunting

Musisi Anji turut mengomentari sikap Gita Savitri tersebut. Melalui cuitan di Twitter, Anji blak-blakan mengaku tak nyaman dengan omongan Gita.

"Saya rasa pilihan Gitasav mau punya anak atau enggak sih terserah dia. Asal enggak saling memaksakan pilihan. Tapi komen dia tentang stunting ini lebih membuat gundah perasaan saya," ujar Anji.

Musisi Anji saat ditemui wartawan seusai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (10/8/2020). Foto: Dok. Ronny

Tak cuma itu, mantan vokalis Drive tersebut juga mengaku tak nyaman ketika ada orang yang bercanda dengan kata autis. Sebab, ia memiliki anak yang menyandang autisme.

"Perasaan orang tua yang memiliki anak autis pasti 'ma deg' gitu dengar/bacanya (saya punya anak autis, jadi tahu rasanya). Kadang, memang kepintaran/kebebasan bicara bisa menutup pintu empati," kata Anji.

Anji pun mengaku menyesal karena membuka trending topic di Twitter. Perasaannya menjadi tak enak setelah membaca komentar Gita.

embed from external kumparan