Kumparan Logo

Aria Baron Sempat Dirawat di Wisma Atlet hingga RS Polri Sebelum Meninggal Dunia

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gitaris Aria Baron. Foto: Instagram.com/ariabaron
zoom-in-whitePerbesar
Gitaris Aria Baron. Foto: Instagram.com/ariabaron

Gitaris Aria Baron meninggal dunia pada Selasa (29/6) di usia 51 tahun. Ia sempat terpapar virus corona sejak awal Juni lalu.

Kakak Aria Baron, Mawar, mengatakan bahwa kakaknya sakit sejak tanggal 3 Juni. Kemudian, mantan personel GIGI itu sempat dirawat di beberapa rumah sakit.

embed from external kumparan

"Tanggal tujuh masuk ke Wisma Atlet. Beberapa hari di sana, (pindah) ke RS Polri, lalu di RSPAD 14 hari," ucap Mawar saat dihubungi awak media lewat sambungan telepon.

Gitaris Aria Baron. Foto: IG @ariabaron

Mawar kemudian mengatakan bahwa Baron memang memiliki penyakit bawaan alias komorbid. "Ada diabetes dia," ujarnya.

Baron sendiri pada akhirnya mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, setelah hampir satu bulan berjuang melawan penyakit COVID-19. Rencananya, ia akan dimakamkan di Pemakaman Al-Azhar Memorial Garden Karawang.

embed from external kumparan

"Di sana juga ada khusus COVID. Pernah ada teman yang ibunya wafat karena COVID, jadi ikut di sana. Ini kita yang minta (memakamkan Baron di Al-Azhar Memorial Garden Karawang)," pungkasnya.

Baron merupakan salah satu personel di formasi awal GIGI. Namun, ia mengundurkan diri karena melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

Setelah itu, Baron kembali menjadi bagian dalam keluarga besar GIGI dengan posisi sebagai manajer.