Ashanty Akan Maafkan Eks Karyawan, tapi Proses Hukum Tetap Jalan
·waktu baca 2 menit

Ashanty sangat kecewa dengan tindak penggelapan yang dilakukan oleh eks karyawannya, Ayu Chairun Nurisa. Rasa kecewa belum reda, Ashanty kembali dibuat geram dengan deretan pernyataan Ayu yang dinilainya berbeda dengan fakta yang ada.
Salah satunya ketika Ayu menuding Ashanty telah melakukan tindak perampasan terhadap asetnya. Ashanty mengatakan bahwa tudingan tersebut jauh dari fakta sebenarnya.
"Saya punya anak, saya punya keluarga yang saya diajarkan oleh orang tua saya juga enggak mungkin melakukan hal-hal yang sekeji itu," ujar Ashanty di Radio Dalam, Jakarta Selatan.
Ashanty sebetulnya malas berurusan dengan hukum. Namun, melihat tindakan Ayu tersebut, Ashanty enggan membuka pintu damai.
Sebelumnya, Ayu pernah mengungkapkan bahwa dirinya masih membuka pintu damai. Dengan syarat, Ashanty memecat tiga karyawan kepercayaannya.
"Mas Haris sudah 15 tahun, Pak Toni sudah 10 tahun, Mbak Vida sudah 5 tahun. Gila kali, nyuruh-nyuruh pecat-pecat orang, memang siapa dia?" ucap Ashanty kesal.
Kendati demikian, Ashanty mengaku berusaha untuk memaafkan Ayu. Apalagi tahun depan Ashanty akan melaksanakan ibadah haji.
Hanya saja, istri Anang Hermansyah itu menegaskan bahwa proses hukum terhadap Ayu akan terus berjalan.
"Kalau memaafkan, saya mau naik haji, Insya Allah saya sudah harus seperti manusia yang terlahir kembali biar saya mabrur ya. Tapi proses hukum untuk kali ini, saya rasa saya nggak bisa cabut laporan," tukasnya.
Saat ini Ashanty sudah melayangkan sejumlah laporan terhadap Ayu. Mulai dari dugaan pemalsuan surat, hingga penggelapan dan penggelapan dalam jabatan.
