Kumparan Logo

Ashanty Kecam Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Anak Karyawannya

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ashanty saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ashanty saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Ashanty mengungkapkan kegeramannya terhadap pelaku pelecehan seksual terhadap anak karyawannya. Kegeraman tersebut Ashanty sampaikan lewat unggahan Instagram Stories.

Dalam unggahan itu, Ashanty memposting foto pria yang merupakan pelaku pelecehan seksual itu. Namun Ashanty sengaja masih menutupi wajah si pelaku.

"Wajah anda masih saya tutupi, tapi kalau sudah terbukti di kepolisian pasti akan saya buka. Walau saya sudah tahu kamu pelaku nya perbuatan keji dan biadab, tapi saya tetap mematuhi proses hukum yang berlaku!!," tulis Ashanty.

Ashanty kemudian menjelaskan bahwa tindak pelecehan seksual itu dilakukan pelaku terhadap anal yang masih berusia di bawah 10 tahun. Tindakan tersebut sudah berjalan selama tiga tahun belakangan.

Ashanty ungkap kegeraman atas pelaku tindak pelecehan seksual terhadap anak karyawannya. Foto: Instagram / @ashanty_ash

"Predator ini melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur masih kelas 10 tahun ke bawah, dasar biadab," ungkap Ashanty.

"Ini terjadi pada anak karyawan saya yang bekerja di rumah saya bertahun-tahun, dan kamu melakukan hal biadab ini pada anak nya dari kelas 2 SD sampai sekarang sudah 3 tahun," tambahnya.

Meski terlambat, Ashanty bersyukur tindak kejahatan itu bisa terungkap. Apalagi korban tindak pelecehan seksual itu tak hanya satu orang.

"Ternyata korban nya banyak sekali. Jadi mikir pasti kejadian gini banyak banget ya, dan nggak ketahuan karena dilakukan di sawah, semak-semak dan lain-lain. Anak2 pun nggak berani ngomong karena dapat ancaman dan sogokan uang jajan," tandasnya.

instagram embed

Lebih lanjut, Ashanty mengucapkan terima kasih kepada Polres Sukabumi yang menindaklanjuti aduan mereka. Dia berharap pelaku bisa segera diproses dan ditahan.

"Semoga predator-predator begini dapat hukuman yang sangat berat, karena menghancurkan masa depan anak-anak Indonesia. Kita nggak tau efek nya seperti apa ke depan buat anak-anak ini," tukasnya.