Kumparan Logo

Astera, Band yang Terbentuk dari Teman Nongkrong hingga Aktif Bermusik

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
more-vertical
Penampilan band Astera. Foto: Andrian Gilang Khrisnanda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan band Astera. Foto: Andrian Gilang Khrisnanda/kumparan

Band asal Bali, Astera, terbentuk sejak 2018. Para personelnya yakni Rio (vokal), Chandra (drum), dan Dode (gitar) merupakan teman nongkrong.

"Sebenarnya kita dari teman main," kata Rio kepada kumparan, belum lama ini.

Mereka berasal dari tempat pendidikan yang berbeda. Musik yang mempersatukan ketiganya. "Teman nongkrong, sama-sama suka musik," tutur Rio.

Penampilan band Astera. Foto: Andrian Gilang Khrisnanda/kumparan

Astera Sempat Ikut Kompetisi Band

Rio dan kawan-kawannya ingin fokus bermusik. Perjalanan mereka dimulai pada 2014. Mereka mengikuti kompetisi band, hingga akhirnya membentuk Astera.

"Terbentuk Astera di tahun 2018. Akhirnya kita buat karya lah ya," ucap Rio.

Chandra menambahkan, meski mereka sudah saling mengenal sejak lama, namun keinginan untuk berkarya baru timbul pada 2018.

Personel band Astera. Foto: Andrian Gilang Khrisnanda/kumparan

Dalam berkarya, Astera terinspirasi dari pop melodis ala Two Door Cinema Club dan Hippo Campus. Kemudian dicampur dengan gaya pop modern seperti The 1975, LANY, dan COIN.

Astera merilis EP bertajuk Better Days With Us. EP itu berisi 4 lagu yang diambil dari album Better Days.

Lagu-lagu di EP tersebut diramu ulang dengan berkolaborasi bersama 4 musisi berbeda di masing-masing track-nya.