Kumparan Logo

Avengers: Endgame Kembali Rajai Box Office

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster film 'Avengers: Endgame' Foto: IMDb
zoom-in-whitePerbesar
Poster film 'Avengers: Endgame' Foto: IMDb

Film rilisan ulang dari Disney dan Marvel Studios, Avengers: Endgame Encore, keluar sebagai peringkat satu di tangga box office Amerika Utara. Kembalinya para superhero ini sukses menumbangkan sejumlah film rilisan baru yang tayang perdana pada periode yang sama.

Versi penayangan dari film tahun 2019 ini hadir dengan menyertakan sejumlah cuplikan adegan tambahan (extra footage). Hasilnya, film ini meraup 26 juta dolar AS dari 3.060 bioskop di Amerika Utara hanya dalam satu akhir pekan.

Angka tersebut terbilang sangat impresif bagi sebuah film lama yang sebetulnya sudah tersedia luas dan dapat ditonton secara online selama bertahun-tahun.

Tak hanya di pasar domestik, euforia penonton global pun meledak di berbagai negara. Di kancah internasional, Avengers: Endgame Encore sukses mendulang pendapatan sebesar 60 juta dolar AS.

Di Indonesia sendiri, Avengers: Endgame Encore mencatatkan prestasi gemilang.

Adegan film 'Avengers: Endgame' Foto: IMDb/Avengers: Endgame

Hari pertama tayang, Avengers meraup angka 131.692 penonton, membawanya melampaui raihan Agak Laen: Menyala Pantiku. Avengers sudah memperoleh total 11.108.030 penonton dan kemungkinan masih akan bertambah.

Jika ditotal, film ini sukses mengantongi total pendapatan senilai 86 juta dolar AS di seluruh dunia dalam waktu singkat.

Tingginya antusiasme penonton ini jadi tanda yang sangat baik bagi masa depan Marvel Studios, khususnya menjelang perilisan Avengers: Doomsday yang dijadwalkan tayang pada Desember mendatang.

Film penutup tahun tersebut digadang-gadang akan kembali mempertemukan hampir seluruh superhero dalam misi besar untuk menyelamatkan alam semesta.

"Penayangan ulang film sangat jarang menghasilkan lebih dari 10 juta dolar AS," ungkap David A. Gross, penerbit buletin box office FranchiseRe.

"Sebagai sebuah strategi pemasaran, langkah ini cara yang sangat efektif untuk membangun perbincangan dari mulut ke mulut sejak dini," tutupnya.