kumparan
25 Mei 2018 17:47

Ayu Laksmi Awalnya Mengira Film Bumi Manusia Sudah Selesai Diproduksi

Ayu Laksmi
Ayu Laksmi. (Foto: Munady Widjaja)
Ayu Laksmi kembali berperan dalam sebuah film bertemakan nasionalis berjudul 'Bumi Manusia'. Film yang diangkat dari novel karangan Pramoedya Ananta Toer ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo di rumah produksi Falcon Pictures.
ADVERTISEMENT
Sebelum dirinya terlibat dalam penggarapan film 'Bumi Manusia', ada kisah lucu yang Ayu ceritakan. Kala itu, pihak Falcon Pictures menghubunginya dan mengatakan bahwa ia dicari oleh Hanung. Pemain film 'Pengabdi Setan' itu pun menyangka hanya akan diundang ke gala premier film tersebut, namun ternyata tidak.
"Sebelumnya saya ada miskom. Saya pikir film tersebut sudah selesai. Waktu berlalu dan saya juga orang yang tidak terlalu sering main film, saya lebih banyak di seni pertunjukan. Begitu dihubungi tiga minggu lalu, saya pikir diundang menghadiri gala premiere, ternyata tidak," kata Ayu saat ditemui dalam konferensi pers film 'Bumi Manusia' di kawasan Gamplong, Sleman, Yogyakarta, Kamis (24/5).
Perempuan kelahiran Singaraja, Bali, 25 November 1967 itu pun mengatakan, sebelum dirinya didapuk untuk memerankan Ibunda Minke dalam film tersebut, ia mengaku sempat ditawarkan untuk menjadi Nyai Ontosoroh. Namun kini, peran tersebut sudah diambil alih oleh Sha Ine Febriyanti.
ADVERTISEMENT
Meski sempat berusaha mempelajari karakter Nyai Ontosoroh, menurut Ayu, ia percaya bahwa Ine Febrianti adalah orang yang cocok dan sanggup memerankan tokoh tersebut. Sebab, menurutnya, Nyai Ontosoroh adalah karakter yang luar biasa.
"Oh, saya ditawari sama sutradara sebelumnya sebagai Nyai Ontosoroh. Tapi, karena belum berjodoh sama perannya, tapi berjodoh sama filmnya. Setelah sekian tahun kembali lagi (main film)," pungkas Ayu.
Loading Instagram...
Pemain film 'Soekarno' itu juga mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai sastra. Ayu yang sudah terbiasa berkecimpung di dunia teater, merasa sangat senang dapat terlibat dalam film tersebut.
Ia pun mengaku sering membuat karya-karya dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno dan Sansekerta. Maka tak heran ia menerima tawaran novel karya sastarawan Pram yang diangkat ke layar lebar ini.
ADVERTISEMENT
"Jadi, kalau tentang sastra saya amat menyukai dan saya suka mendengar dan berbicara bahasa Indonesia yang estetik atau indah dan bukan ikut-ikutan," bebernya.
"Inilah seni peran. Meski peran saya tidak begitu besar, tapi bisa memilih saya mengerjakan proyek ini saya senang. Dan ini (tawaran) film ke-20 dan itu merupakan sebuah ekspresi bahwa saya sebagai orang yang baru membuka hati berkecimpung di dunia film. Horor oke, tapi seni peran kita harus mampu berperan menjadi banyak peran," lanjutnya.
Rencananya, para pemain film 'Bumi Manusia' akan mulai menjalani syuting pada Juli mendatang.
Konferensi Pers Film Bumi Manusia
Konferensi Pers Film Bumi Manusia (Foto: Giovanni/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan