Banyak Figur Publik Ditodong Ikut Tren Ikoy-ikoyan, Arief Muhammad Minta Maaf
ยทwaktu baca 2 menit

Influencer Arief Muhammad mempopulerkan tren ikoy-ikoyan di media sosial selama beberapa hari belakangan. Tren ini tampak seperti pembagian giveaway dengan cara yang baru.
Istilah ikoy-ikoyan diambil dari nama salah satu staf Arief Muhammad yang akrab disapa Ikoy. Arief Muhammad kerap meminta tolong Ikoy saat hendak mentransfer uang. Cara mengikuti tren ini adalah dengan menyebutkan permintaan lewat direct message (DM) Instagram Arief Muhammad.
Gara-gara tren ini, netizen jadi menyerbu figur publik yang lain untuk ikut melakukan tren ikoy-ikoyan. Sebagian dari mereka bahkan terkesan memaksa atau mengemis agar figur publik memberikan mereka uang atau barang.
Arief Muhammad Minta Maaf soal Tren Ikoy-ikoyan
Beberapa figur publik yang 'ditodong' untuk ikut ikoy-ikoyan ada yang langsung menerima dan mengikuti. Tapi, tak sedikit pula yang merasa risih dengan tren ini.
Terkait hal itu, Arief Muhammad pun minta maaf. Ia menuliskan permintaan maaf tersebut di salah satu unggahan Instagram Story-nya.
Awalnya, suami Tiara Pangestika itu mengunggah ulang Instagram Story milik Rachel Vennya. Lalu, ia menyampaikan permintaan maaf.
"Rachel.. dan mungkin sekalian mau ngomong ke teman-teman lain yang ditagihin followersnya untuk ikoy-ikoyan... gue minta maaf yaaa," tulis Arief Muhammad.
Pria berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tak pernah meminta netizen 'menodong' figur publik lain untuk melakukan ikoy-ikoyan. Arief Muhammad pun meminta para figur publik yang merasa terganggu untuk mengabaikan permintaan netizen untuk ikut ikoy-ikoyan.
"Di sini enggak pernah nyuruh orang untuk nagih ke artis/influencer favoritnya. Jadi kalau kalian keganggu, maafin ya. Jangan dijadiin beban," ujarnya.
Sebelumnya, Nana Mirdad sempat menuliskan keresahannya soal tren ikoy-ikoyan. Ia merasa tren ini bisa memperburuk moral anak bangsa yang punya mental minta ini itu ke orang lain.
Influencer Sabrina Chairunnisa juga merasa terganggu dengan adanya tren ini. Apalagi, ia diminta melakukan ikoy-ikoyan saat dirinya masih berada dalam kondisi berduka.
