Kumparan Logo

Baskara Mahendra Ungkap Persiapan Fisik saat Main di Film Lobang Buaya

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baskara Mahendra saat konferensi pers perilisan trailer dan poster film "Lobang Buaya" di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Baskara Mahendra saat konferensi pers perilisan trailer dan poster film "Lobang Buaya" di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Aktor Baskara Mahendra mengaku memiliki ketertarikan terhadap sejarah Indonesia sejak masih bersekolah. Pria kelahiran 1993 itu selalu tertarik membaca buku-buku sejarah. Baginya, membaca buku tersebut seperti membaca sebuah cerita.

"Kalau buatku pribadi, aku memang senang banget sama sejarah. Kalau buku paketnya datang, aku malah baca sejarah karena buatku kayak baca buku cerita, kayak baca buku fiksi," kata Baskara Mahendra saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuatnya tertarik menerima tawaran bermain dalam film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah garapan Hanung Bramantyo.

Baskara Mahendra saat konferensi pers perilisan trailer dan poster film "Lobang Buaya" di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Persiapan Baskara Mahendra saat Main di Film Lobang Buaya

Dalam film Lobang Buaya, Baskara berperan sebagai Letnan Soegeng, seorang aparat yang melakukan investigasi untuk mengungkap berbagai kejahatan yang terjadi. Menurut Baskara, karakter Letnan Soegeng memiliki peran yang cukup penting dalam mengungkap misteri di dalam cerita.

Ia menggambarkan film tersebut memiliki elemen seperti cerita whodunnit, yang mana penonton akan diajak mencari tahu siapa pelaku di balik berbagai kejadian.

“Perannya di sini lebih seperti detektif kali ya. Mencari tahu siapa yang melakukan kejahatan tersebut, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tutur Baskara.

“Jadi kayak perlahan-lahan kita akan reveal satu per satu apa yang terjadi, siapa yang melakukan kira-kira, terus hubungannya apa dengan kehidupan Letnan Soegeng karena ternyata perlahan kehidupan Soegeng juga terbawa juga,” lanjutnya.

Untuk memerankan Soegeng, Baskara melakukan sejumlah persiapan fisik. Meski tidak sampai mengubah bentuk tubuh secara spesifik, ia tetap memperhatikan postur tubuh hingga penampilan untuk membangun karakter seorang aparat.

“Kalau fisik mungkin enggak spesifik seperti bentuk badan, tapi postur badannya. Pastinya enggak postur badan aparat pasti enggak klemar-klemer lah,” ujar Baskara sambil bercanda.

Konferensi pers perilisan trailer dan poster film "Lobang Buaya" di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Sementara itu, Anya Zen juga menjalani persiapan khusus untuk memerankan karakter Ningsih, seorang penari ronggeng. Ia mengatakan, para pemain menjalani masa persiapan selama sekitar tiga minggu.

Selama periode tersebut, mereka melakukan berbagai kegiatan, mulai dari reading, latihan, hingga persiapan fisik. Khusus untuk menari, Anya mengaku menghabiskan waktu sekitar tiga hingga empat jam dalam 10 hari untuk mempelajari koreografi dari awal.

“Aku mungkin latihan menarinya itu tiga-empat jam dalam 10 hari karena harus belajar koreonya dari awal,” kata Anya.

Ia mengakui proses belajar menari tersebut bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, menjadi seorang penari tidak hanya membutuhkan kemampuan menghafal dan melakukan koreografi, tetapi juga kemampuan untuk menjiwai setiap gerakan.

“Susah karena kalau menari itu kan bukan bergerak aja, tapi harus ada jiwanya juga. Jadi belajar koreografi, menjiwai, ngapalin koreografinya,” ucap Anya.

Lewat karakter Sugeng dan Ningsih, Baskara Mahendra serta Anya Zen pun menjalani persiapan yang berbeda untuk membangun peran masing-masing di film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah. Film bergenre horor misteri dari Hanung Bramantyo ini dijadwalkan tayang pada 1 Oktober 2026 di bioskop.