Kumparan Logo

Bassist ’Seventeen’ yang Tewas karena Tsunami Disemayamkan di Yogya

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muhammad Awal Purbani. (Bani Seventeen) (Foto: Instagram: @baniseventeen)
zoom-in-whitePerbesar
Muhammad Awal Purbani. (Bani Seventeen) (Foto: Instagram: @baniseventeen)

Tsunami yang menerjang wilayah Pantai Anyer, Pandeglang, Banten, dan sekitarnya pada Sabtu (22/12) malam menyisakan duka bagi vokalis ‘Seventeen’, Riefian Fajarsyah alias Ifan. Dua rekannya di ‘Seventeen’, M. Awal Purbani yang merupakan pemain bass band tersebut dan Herman Sikumbang, gitaris Seventeen, meninggal dunia imbas tsunami.

Soal Bani meninggal dunia diketahui dari keterangan vokalis ‘Seventeen’, Riefian Fajarsyah alias Ifan. Ia menyampaikan kabar tersebut lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya.

“Kami kehilangan pemain bas kami Bani dan road manager kami Oki,” kata Ifan sembari menangis, Minggu (23/12).

instagram embed

Sementara, informasi mengenai kepergian Herman untuk selama-lamanya diketahui dari keterangan tim manajemen ‘Seventeen’, Yulia Dian. Ia mengatakan Herman ditemukan di area panggung.

Yulia menyatakan jenazah Bani akan langsung dibawa ke rumah duka hari ini. Kendati demikian, ia belum mengetahui mengenai proses pemakaman pria berusia 36 tahun itu.

“Bani langsung diberangkatkan ke Yogyakarta,” ucap Yulia.

instagram embed

Jenazah Herman, kata Yulia, akan dibawa ke rumah duka di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Dari sana, Herman akan diterbangkan ke Ternate.

“Iya secepatnya (jenazah Herman dibawa ke rumah duka),” ujar Yulia.

Seventeen band (Foto: Facebook @Seventeen)
zoom-in-whitePerbesar
Seventeen band (Foto: Facebook @Seventeen)

Selain dua personel ‘Seventeen’, Bani dan Herman, Ujang juga dipastikan meninggal dunia imbas tsunami. Ujang merupakan kru Bani.

“Iya (Ujang meninggal dunia). Namun, saya enggak tahu jasadnya ditemukan di mana,” tutup Yulia.