Kumparan Logo

Batal Tur Karena Pandemi COVID-19, Bryan Adams Marah-marah di Instagram

kumparanHITSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bryan Adams. Foto: Dok: Instagram @bryanadams
zoom-in-whitePerbesar
Bryan Adams. Foto: Dok: Instagram @bryanadams

Karena pandemi COVID-19, penyanyi berdarah Kanada, Bryan Adams, terpaksa menunda tur. Hal itu pun membuat Adams gusar hingga akhirnya meluapkan amarahnya di Instagram.

Baru-baru ini, Adams mengunggah video dirinya menyanyikan lagu Cuts Like a Knife di Instagram. Di kolom caption, ia mengungkapkan rasa kesal, karena tak bisa melakukan tur yang harusnya dimulai dari Royal Albert Hall, London, Inggris.

Bryan Adams. Foto: Dok: Instagram @bryanadams

"Seharusnya, malam ini aku tampil di Royal Albert Hall. Tapi, gara-gara para pemakan kelelawar, pasar hewan liar, dan para pembuat virus, saat ini dunia tak bisa lagi beraktivitas dengan normal. Belum lagi ribuan orang yang menderita atau meninggal karena virus ini," kata Adams.

Melihat pernyataan itu, beberapa netizen merasa Bryan Adams sedang menyalahkan mereka yang tinggal di Wuhan, China. Meski belum diketahui kebenarannya, beberapa orang percaya COVID-19 pertama kali muncul di tempat tersebut.

"Pesanku untuk orang-orang, jadi vegan saja," tulis Bryan Adams.

instagram embed

Tak lupa, Adams mengutarakan harapannya untuk bisa segera bercengkrama lagi dengan fans. Ia mengaku sudah sangat rindu tampil di atas panggung.

"Saat ini, aku mengisolasi diri di rumah. Tapi, aku rindu pada keluargaku yang lain, band-ku, kru-ku, dan para fans. Jaga diri kalian dan semoga kita bisa segera bertemu lagi," ujarnya.

Bryan Adams. Foto: Dok: Instagram @bryanadams

Kemarahan Bryan Adams di Instagram memicu reaksi beragam dari netizen. Fans memahami kekesalan Adams, namun beberapa orang merasa, ia seharusnya tidak menggunakan kata-kata yang terdengar rasis dan kurang baik.

---

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

Jangan lupa untuk bantu donasi atasi dampak corona!