Kumparan Logo

Belum Dapat Bertemu Anak, Pihak Tsania Marwa: Ini Bukti Kekejaman Atalarik Syach

kumparanHITSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Tsania Marwa saat hadir di persidangan hak asuh anak di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Rabu, (19/6). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis Tsania Marwa saat hadir di persidangan hak asuh anak di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Rabu, (19/6). Foto: Ronny

Perseteruan antara Tsania Marwa dengan mantan suaminya, Atalarik Syach, masih terus berlanjut. Keduanya seolah tak pernah menemukan kata sepakat untuk berdamai. Selain masalah harta gana-gini, keduanya juga terlibat perseteruan soal anak.

Sebagai seorang ibu, Tsania tentunya ingin sekali berada di samping kedua anaknya, Syarif Muhammad Fajri (8) dan Aisyah Shabira (6). Apalagi sejak bercerai, kedua anak itu tinggal dengan ayahnya. Perempuan berusia 29 tahun ini pun jarang diizinkan untuk bertemu dengan Syarif dan Aisyah.

Hingga kini, harapan Marwa untuk bertemu anak-anaknya pun tak perah terwujud. Menurut kuasa hukum Marwa, pihak Atalarik selalu menghalangi pertemuan ibu dan anak-anaknya itu.

"Itulah yang kami berharap kemarin, dia punya sedikit rasa kemanusiaan, ya. Kan karena corona gini, seharusnya kita berkunjung ke rumahnya, dia nunjukin anak-anaknya. Ini enggak loh, dia enggak nunjukin, anak-anak enggak dikasih lihat bertemu ibunya," ungkap Saksono selaku pengacara Tsania Marwa saat dihubungi melalui sambungan telepon, baru-baru ini.

Artis Tsania Marwa saat hadir di persidangan hak asuh anak di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Rabu, (19/6). Foto: Ronny

Hal ini membuat pihak Marwa menilai bahwa pria berusia 47 tahun itu kejam karena tak pernah membuat Marwa bertemu dengan kedua anaknya.

"Itu salah satu bukti kekejaman atau kekejian Atalarik atau tergugat kepada klien saya. Dan salah satu kekerasan terhadap anak karena itu sudah masuk UU anak, masuk dalam penelantaran anak karena kan harusnya mereka dapat kasih sayang ibunya, tapi tidak dikasih akses," bebernya.

Menurut Saksono, Marwa terakhir bertemu dengan anak-anaknya kurang lebih setahun lalu. Namun setelahnya, Marwa tak lagi bisa bertemu dengan anak-anak, terutama saat pihaknya mendatangi kediaman Atalarik untuk memeriksa harta terkait gana-gini.

Atalarik Syach hadiri sidang hak asuh anak di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Saat itu, Marwa katanya, sempat membawa hadiah untuk anak-anaknya. Namun, ternyata tak diizinkan Atalarik untuk bertemu.

"Kata Marwa nih, dia bawa hadiah untuk anak-anaknya karena dia pikir bakal dipertemukan. Enggak, tuh, ternyata. Saya heran mereka bisa menikah, maksudnya kalau mantan suami itu enggak sekejam itu, untuk laki-laki normal. Ini enggak normal menurut saya, karena saya kan juga laki-laki, kalau ada mantan saya begitu, enggak mungkin saya begitu tega sama ibunya anak-anak," pungkasnya.

Tsania Marwa dan Atalarik Syach menikah pada 10 Februari 2012. Setelah hampir 5 tahun menjalani kehidupan rumah tangga, keduanya memutuskan berpisah dan resmi bercerai pada 2017.