Beragama Islam, Indah Kalalo Ungkap Alasan Bangun Pura di Rumah

16 September 2023 17:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Artis sekaligus model Indah Kalalo saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Selasa, (29/10/2019). Foto: Dok. Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis sekaligus model Indah Kalalo saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Selasa, (29/10/2019). Foto: Dok. Ronny
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setelah menikah, Indah Kalalo tinggal menetap di Bali bersama suami dan anak-anaknya. Ia menempati rumah mewah dengan luas 2.400 meter persegi.
ADVERTISEMENT
Ada yang menarik dari rumah tersebut. Di salah satu sudut rumahnya, Indah ternyata membangun sebuah pura.
Hal ini membuat banyak orang penasaran dengan agama yang dianut oleh aktris berusia 43 tahun tersebut. Ia akhirnya buka suara soal keyakinannya saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Melaney Ricardo.
Indah Kalalo bangun pura di rumah. Foto: YouTube Melaney Ricardo
"Kalau orang nanya, apa agamanya Indah Kalalo. My religion is Islam," ucap Indah Kalalo.
Pemain film Belahan Jiwa itu menghargai semua agama. Ia percaya, semua orang yang beragama memiliki hati yang baik.
"Aku percaya, semua orang yang beragama itu pasti hatinya baik dan enggak berbuat jahat. Itu kan fondasi semua agama, cinta dan kasih," tuturnya.
Artis sekaligus model Indah Kalalo saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Selasa, (29/10/2019). Foto: Dok. Ronny
Dalam kesempatan tersebut, Indah Kalalo juga menjelaskan mengapa dirinya membangun pura di rumah, padahal ia merupakan seorang Muslim. Indah mengaku, pura tersebut dibuat bukan untuk dirinya.
ADVERTISEMENT
"Di Bali itu kan harus ada yang namanya, 'Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.' Jadi aku bangun pura di situ. Tiap hari ada orang Bali, staf kita, sama orang Bali yang dulu punya tanah di sini, mereka doa, sembahyang, tiap hari sehari tiga kali," jelasnya.
Indah Kalalo sendiri sudah cukup nyaman tinggal di Bali. Sebab, orang-orang di Bali tak ada yang mencampuri urusan pribadi orang lain.
"Toleransi agamanya jalan banget. Sama-sama menghormati. Yang kerja sama aku di rumah ini, ada yang Muslim, Kristen, Hindu, Budha," tutupnya.