Bertahun-tahun Kuliah, Fanny Ghassani Malu Ceritakan Kelulusannya

Menyelesaikan pendidikan bagi seorang selebriti memang bukan perkara yang mudah. Butuh perjuangan untuk membagi waktu dan pemikiran dalam bekerja serta kuliah.
Seperti yang dirasakan pesinetron Fanny Ghassani. Setelah bertahun-tahun kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, Fakultas Psikologi, ia akhirnya lulus pada April 2017.

Pesinetron berusia 26 tahun ini pun malu-malu menceritakan perjuangannya dalam menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
"Perjuangannya lama, ngomong skripsi dari tahun kapan, baru lulus sekarang. Tapi sebenarnya memamg agak malu aku ngomong kayak gini, tapi begitulah perjuangannya," ujar Fanny seraya tersenyum, ketika ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (20/12).
Istri Erwan Agustian Priambudi itu mengaku tidak mudah membagi waktu antara kuliah dengan jadwal syuting sinetron yang cukup padat. Bahkan, Fanny sempat terpikirkan untuk berhenti melanjutkan kuliahnya.
"Cuma setelah aku pikir-pikir lagi 'kan sayang, tinggal skripsi doang, kalau enggak aku lanjutin. Yang lain sudah selesai, ya sudah aku lanjutin skripsinya," lanjutnya.
Meski Fanny malu menyebutkan kapan awal mulai dirinya menempuh pendidikan kuliah strata satu, namun bila dihitung dari tahun kelahiran Fanny pada 1991, ia kemungkinan mahasiswa angkatan 2009. Sehingga Fanny harus menempuh kuliah selama kurang lebih 8 tahun.
Namun, pemain sinetron 'Cinta Fitri' ini enggan menyebutkan tahun kapan dirinya mulai menempuh pendidikan jurusan psikologi. Ia mengaku malu untuk mengungkapkan, karena sudah telalu lama dirinya kuliah.
"Aduh banyak banget angkanya. Aku enggak sanggup, he-he-he. Pokoknya memang lama kuliahnya. Aku enggak mau share karena bukan hal yang patut ditiru. Hasil akhirnya aja yang silahkan disebarluaskan. Kebetulan aku lama, tapi Alhamdulillah lulus," ucapnya sambil tersenyum.
Walaupun cukup lama menyelesaikan pendidikan dibangku kuliah, perjuangan Fanny patut diapresiasi. Ia tidak terlena dengan kehidupan di dunia hiburan dan perlahan mau menyelesaikan pendidikannya.

Apalagi kata Fanny, mengambil jurusan kuliah psikologi, banyak memberikan manfaat bagi kehidupannya sehari-hari.
"Menyenangkan bisa mengetahui dan belajar berbagai perilaku orang. Gangguan kepribadian kah, gangguan mental, dan bisa mengerti sebab-sebabnya. Walaupun bukunya tebal-tebal tapi seru. Aku juga bisa lebih berempati sama orang," katanya.
Lalu, apakah Fanny berniat untuk menjadi psikolog atau seorang dosen, ya?

"Belum kalau jadi dosen. Aku senang banget sih dunia entertainment, main sinetron, aku sangat menikmati. Kalau ke depannya nanti punya pekerjaan yang berhubungan sama psikologi, ya enggak menutup kemungkinan, bisa aja. Cuma untuk jadi dosen belum," ujar Fanny.
Pemain sinetron 'Cantik-cantik Kucing Dapur' ini juga belum memiliki rencana, untuk melanjutkan pendidikan kuliah ditingkat strata dua atau magister. Meskipun, keinginan untuk sekolah lagi, tersimpan di dalam hatinya.
"Aku sih pengin sekolah lagi, tapi yang lebih mendukung karier. Cuma kalau ke psikologi lagi dalam waktu dekat, aku belum kepikiran. Misalnya mau jadi psikolog anak atau apa, ngebayanginnya rumit gitu, karena enggak mudah. Kalau enggak kuat-kuat banget, kayaknya susah," tandas Fanny.
