Kumparan Logo

Billboard Film Aku Harus Mati Ganggu Kenyamanan Warga

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Billboard film Aku Harus Mati. Foto: Adhie Ichsan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Billboard film Aku Harus Mati. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Billboard film Aku Harus Mati yang tersebar di beberapa wilayah mengganggu kenyamanan warga. Billboard dipasang terkait promosi penayangan film tersebut.

Hasan, warga Bekasi, misalnya. Ia menyampaikan bahwa billboard film tersebut membuat anaknya ketakutan ketika melihatnya.

Tidak hanya itu, kritik juga disampaikan netizen di media sosial mengenai billboard film Aku Harus Mati.

Netizen Minta Billboard Film Aku Harus Mati Ditarik

Para netizen meminta billboard film tersebut ditarik karena berbahaya apabila dilihat oleh anak-anak.

"Tolong Billboard di depan Pakuwon Mall di Surabaya di-takedown dong, saya mendukung film Indonesia tapi kalau ada advetorial kayak gini di jalanan yang tiap hari pas anak saya ke sekolah dilewatin terus saya agak greget, terus anak-anak nanya, 'Mommy kenapa tulisannya aku harus mati?'," tulis seorang netizen.

Sementara itu, netizen lainnya mengungkapkan bahwa anaknya sampai menangis saat melihat billboard film Aku Harus Mati.

"Semalam lewat perempatan Harmoni. Jam 9 malan. Bawa anak kecil. Lihat tulisan Aku Harus Mati segede gaban berlatar setan sukses bikin anak nangis dan istri marah-marah," tulisnya.

Hana Saraswati menghadiri gala premiere film Aku Harus Mati di Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Sutradara Hestu Saputra memberikan penjelasan mengenai pemilihan judul proyek film horor terbaru produksi Rollink Action bertajuk Aku Harus Mati.

Hestu menyebut proses penentuan judul melalui pertimbangan yang cukup panjang hingga 15 judul, sebelum akhirnya diputuskan.

"Judul itu aku sampai 12 bikinnya. Kurang lebih 12 kalau enggak 15," ujar Hestu kepada kumparan, Jumat (27/3).

Menurut Hestu, pemilihan judul dalam karya film harus mencerminkan esensi dari cerita yang disajikan kepada penonton. Ia menegaskan pentingnya keterkaitan antara judul dengan plot film.

"Judul itu kan representasi tentang isinya. Dari pilihan bahasa lugas ataupun dengan menggunakan metafor," ucap Hestu.