Kumparan Logo

BPI Kecewa Kualitas Film Animasi Merah Putih, Khawatir Cemari Citra Industri

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru. Foto: Badan Perfilman Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru. Foto: Badan Perfilman Indonesia

Film animasi Merah Putih One For All menuai kritik tajam dari masyarakat jelang penayangannya di bioskop pada 14 Agustus mendatang. Sejumlah warganet dan pelaku industri menilai film ini tidak mencerminkan standar kualitas animasi Indonesia yang belakangan tengah berkembang.

Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Pagaru, buka suara soal polemik film animasi ini. Ia mengaku Perfiki Kreasindo selaku filmmaker tak pernah berkonsultasi dengan pihaknya terkait penayangan film animasi Merah Putih.

"Enggak ada (konsultasi). Justru saya tahu minggu-minggu ini aja, setelah ramai," ucap Gunawan Pagaru ketika dihubungi kumparan pada Senin (11/8).

instagram embed

Gunawan juga menyayangkan karena film ini berhasil mendapatkan waktu tayang, berdekatan dengan peringatan hari Kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, kualitas film berdasarkan trailer yang telah rilis, sudah menunjukkan banyak kelemahan.

"Trailer itu kan kita sudah bisa baca. Apalagi aslinya. Trailernya itu sudah tidak beres, logikanya enggak jalan, jadinya kayak apa. Kalau minta tanggapan saya, justru sangat disayangkan. Sangat disayangkan muncul film seperti ini," tegasnya.

Gunawan mengaku khawatir, kehadiran film ini justru mengaburkan capaian positif animasi Indonesia yang tengah mendapat sorotan, seperti JUMBO.

Poster film animasi Merah Putih. Foto: Dok. Istimewa

"Takutnya muncul spekulasi, di mana industri animasi kita lagi bagus-bagusnya, dengan adanya JUMBO. Kalau saya concern-nya ke situ. Saya khawatir. Apalagi sebentar lagi keluar Panji Tengkorak. Itu bagus," tuturnya.

"Sesuatu kalau dibuat secara serius, ya mendekati bagus sih, pasti," tandasnya.

Film Merah Putih One For All dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Film ini mengusung misi menyebarkan semangat persatuan melalui petualangan delapan anak dari berbagai suku di Indonesia.

Pada hari kemerdekaan, 17 Agustus 2025, harga tiket film ini bahkan ditawarkan dengan harga spesial, yaitu Rp 17.000.