Kumparan Logo

Candra Darusman Apresiasi JGTC: Festival Jazz Tertua yang Selalu Berinovasi

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers album Detik Waktu dari Candra Darusman. Foto: Rifqi Fianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers album Detik Waktu dari Candra Darusman. Foto: Rifqi Fianto/kumparan

Musisi senior dan founder Jazz Goes To Campus (JGTC), Candra Darusman, mengapresiasi gelaran JGTC ke-48. Candra menyebut konsistensi sebagai kunci festival yang diinisiasi oleh para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI tersebut.

"Saya selalu memberikan apresiasi kepada adik-adik mahasiswa yang sudah 48 tahun konsisten menyelenggarakan ini dengan jerih payah besar," kata Candra dalam konferensi pers di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9).

"Konsistensi sudah menjadi unsur dan legacy dari JGTC sendiri. Dan memang ada kolaborasi unik setiap tahunnya," jelas Candra.

Candra melihat JGTC sebagai festival yang tertua dan plaing konsisten, di antara sekitar 70 festival jazz yang dihelat di Indonesia.

"Memang festival jazz ini ada banyak ya di Indonesia. Konon kata teman saya itu ada sekitar 70 festival. Pengisi acara itu sebetulnya enggak jauh-jauh dari musisi jazz seperti sekarang, ya," tutur Candra.

Pre-event The 48th Jazz Goes To Campus (JGTC) di Plaza The Margo Hotel, Depok. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Kedekatan antara musisi dan penonton dalam setiap gelaran JGTC juga menjadi daya tarik tersendiri.

"Saya melihatnya, JGTC itu berbeda dengan festival lainnya, karena suasana, kemudian lokasi. Karena ini jazz yang digelar di kampus, ya. Ada juga jazz yang di gunung. Ada jazz di sawah, jalanan," ujar Candra.

"Nah, JGTC ini sangat konsisten dalam menciptakan suasana, hubungan antara musisi dan penontonnya, itu hal yang selalu diminati dan konsisten," sambungnya.

Suasana konferensi pers Jazz Goes To Campus (JGTC) ke-48 di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Tahun ini, The 48th JGTC siap digelar pada 9 November 2025 di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Festival ini diinisiasi mahasiswa FEB UI sejak 1976 dan menjadi salah satu barometer perkembangan musik jazz nasional. Tahun ini, JGTC mengusung tema Serenading Jazz for the Youth dengan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak Mei 2025.

Tahun ini, JGTC siap diramaikan penampilan Raisa, Teddy Adhitya ft. Teza Sumendra, Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya, Monita Talahea, Lomba Sihir, Barasuara, dan masih banyak lainnya. Tiket hanya tersedia di jgtc-festival.com dengan harga mulai dari Rp 165.000.