Cara Yuki Kato Hadapi Cyberbullying: Aku Cuek, Enggak Pernah Anggap Serius

Cyberbullying semakin marak terjadi di era digital saat ini. Aktris peran Yuki Kato pun pernah menjadi korban bully di media sosial.
Meski rasanya menyakitkan, perempuan keturunan Jepang dan Indonesia ini termasuk cuek dalam menghadapi perisakan tersebut. Yuki mengakuinya dalam acara meet and greet cast Pretty Little Liars di kanal YouTube VIU Indonesia, belum lama ini.
“Kalau ngomongin bullying, aku pun pernah di-bully, cyberbullying pun juga pernah. Cuma aku enggak menganggap itu hal yang serius banget. Bahkan, aku terbilang orang yang cuek kayaknya terhadap hal seperti itu, aku enggak anggap seriuslah,” ujar Yuki Kato.
Perempuan berusia 25 tahun ini mengajak orang-orang yang pernah jadi korban bully untuk tetap berpikir positif. Sebab, kata Yuki, korban bully akan lebih mudah menghadapi masalah itu apabila melihatnya dari sisi positif.
“Toh, kita juga dikelilingi teman-teman, keluarga, adik, kakak atau bahkan sahabat-sahabat yang memang men-support kita, cinta sama kita apapun yang kita lakukan dan semestinya kita,” kata Yuki Kato.
Pemain film Operation Wedding ini mengatakan salah satu hal terpenting adalah melatih diri untuk mencintai diri sendiri apa adanya. Meski sulit, namun itu harus dilakukan semua orang.
“Kita harus melatih diri kita untuk cinta sama diri sendiri, bangga sama diri sendiri dan yang paling penting, percaya diri. Jujur, susah melakukan ketiga hal itu, perlu latihan, belajar, aku pun juga belajar setiap hari untuk mencintai dan berbangga pada diri sendiri,” ungkapnya.
“Jadi, kalau ada orang-orang yang ngomong seenak jidatnya, lidahnya lentur banget kayak ban mobil, ya, diemin aja. 'Kan kita udah cinta sama diri sendiri, ya, sudah, kalau mereka ngomong-ngomong (yang jelek) biarin aja. Mereka juga yang capek ngomong terus,” tutup Yuki Kato.
