Cerita Nania Idol Kembali Masuk Islam
·waktu baca 2 menit

Nania Yusuf atau dikenal dengan Nania Idol kembali masuk Islam dengan bimbingan Gus Miftah. Sebelumnya, Gus Miftah dihubungi oleh manajer Nania, Aziz, lewat WhatsApp.
“Mengabarkan Nania berkenan untuk dibimbing membaca syahadat,” kata Gus Miftah, belum lama ini.
Nania Idol memutuskan masuk Kristen pada 2009. Ia menceritakan terkait keputusannya kembali masuk Islam. Nania mengatakan ia pulang ke rumah dan bertemu orang tuanya saat Lebaran. Kala itu, Nania sempat termenung dan berpikir.
“Ketika saya pas lagi diam, saya mikirnya begini, ‘Nanti kalau saya meninggal, saya mau dimakamkan Islam atau Kristen.’ Karena mau bagaimanapun juga keluarga saya belum menerima saya sebagai Kristen, meskipun mereka bilangnya, ‘Oke saya terima,’ cuma hati orang tua, kan [beda], saya merasakan sekarang,” tuturnya.
Hati Nania juga bergejolak ketika pulang ke rumah dan bertemu dengan ibunya. Dia membayangkan jika ibundanya atau anggota keluarganya yang lain meninggal dunia.
“Ada gejolak hati yang bilang, ‘Kalau misalkan mami meninggal atau salah satu yang meninggal, siapa yang salatin, siapa yang mandiin, siapa yang ngedoain’,” ucap Nania.
“Kalau saya meninggal siapa yang doain, siapa yang mandiin, karena gimanapun juga kalau tidak satu frekuensi enggak mungkin nembus. Apalagi leluhur dan keluarga besar saya semuanya muslim,” lanjutnya.
Nania Idol Lega Usai Sampaikan ke Orang Tua Terkait Keinginan Kembali Memeluk Agama Islam
Akhirnya, Nania bilang ke orang tuanya mengenai keinginannya untuk kembali memeluk agama Islam. Nania mengaku perasaannya lega ketika menyampaikan hal itu.
“Beban saya itu terasa enteng. Rasanya apa pun bakal saya hadapi, saya enggak akan takut lagi, karena saya punya keluarga besar,” kata Nania.
Setelah membulatkan tekad untuk kembali memeluk agama Islam, Nania meminta bantuan pada Gus Miftah untuk membimbingnya. Ia juga meminta doa orang-orang terkait keputusannya tersebut.
“Saya juga minta doanya agar bisa istikamah sampai saya meninggal nanti. Saya bisa menjadi anak atau ibu yang bisa dibanggakan,” ucap Nania.
