Kumparan Logo

Cerita Rakyat Nusantara Punya Rumah Baru Lewat Gala Indonesia Bercerita

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gala Indonesia Bercerita (GIB) 2026–2027. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gala Indonesia Bercerita (GIB) 2026–2027. Foto: Istimewa

Kekayaan cerita rakyat Indonesia menyimpan banyak nilai sejarah, budaya, dan kehidupan yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Untuk menghidupkan kembali tradisi tersebut, Yayasan Hafidz Indonesia Centre bersama Kementerian Kebudayaan RI menghadirkan Gala Indonesia Bercerita (GIB) 2026–2027.

Program ini dirancang sebagai gerakan nasional untuk melestarikan budaya melalui tradisi lisan. Tak hanya menghadirkan pertunjukan mendongeng, GIB juga membangun ruang bagi masyarakat untuk belajar, mengembangkan kemampuan bercerita, hingga memperkenalkan kisah-kisah Nusantara melalui berbagai medium kreatif.

Salah satu rangkaian kegiatannya adalah Gala Pleno sekaligus peresmian Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) yang digelar di Yayasan Hafidz Indonesia Centre, kawasan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 1 November 2026.

Neno Warisman di acara aksi solidaritas Ahmad Dhani di kantor DPP Gerindra, Jakarta, Rabu (30/1/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Penyanyi sekaligus penggagas program, Neno Warisman, mengatakan bahwa GIB hadir untuk memberikan wadah bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap cerita rakyat dan seni bertutur.

"Karena ternyata di tanah air ini banyak pendongeng dan pencerita, yang memang mereka tidak punya platform buat melakukannya," kata Neno Warisman.

Menurut Neno, keberadaan platform ini diharapkan dapat membantu para pencerita mengembangkan kemampuan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Ia juga berharap program tersebut dapat menghasilkan kegiatan produktif yang berkontribusi terhadap kemajuan kebudayaan nasional.

Ingin Hidupkan Kembali Cerita Kepahlawanan Nusantara

Bagi Neno, cerita rakyat bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana untuk mengenalkan nilai kebangsaan, nasionalisme, dan kepahlawanan kepada generasi muda.

Ia menilai Indonesia memiliki banyak kisah perjuangan yang perlu kembali diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui GIB, cerita-cerita tersebut diharapkan dapat memperoleh ruang untuk terus diceritakan dan diwariskan.

"Kita punya cerita-cerita kebangsaan, heroisme, nasionalisme, perang yang melawan kolonialisme gitu ya. GIB menjadi rumah besar untuk mulai hari ini sampai seterusnya. Di platform itu nanti kita akan juga bahkan membuka kelas-kelas," jelas Neno.

Selain menjadi wadah bagi para pendongeng, GIB juga diarahkan untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan cerita rakyat dari berbagai daerah agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Sebelumnya, Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 telah menghimpun 1.737 karya dari berbagai wilayah di Indonesia. Karya-karya tersebut menjadi salah satu modal awal untuk mengembangkan gerakan pelestarian tradisi lisan secara lebih luas.

Gala Indonesia Bercerita. Foto: Istimewa

Pada tahap awal, program ini melibatkan 42 remaja pencerita binaan Yayasan Hafidz Indonesia Centre. Mereka mendapatkan pendampingan dari delapan pelatih atau coach dan enam guru pesantren HIC. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) juga terlibat sebagai mitra akademik yang melakukan observasi terhadap proses pelatihan.

Sementara, Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut menyambut baik penyelenggaraan Gala Indonesia Bercerita. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang perlu terus diperkenalkan, terutama kepada generasi muda.

Ia mencontohkan cerita Panji dan berbagai kisah dalam tradisi pewayangan sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

"Karena cerita-cerita rakyat kita ini banyak menarik. Mulai dari cerita Panji, belum lagi cerita-cerita yang diangkat ke dalam dunia pewayangan, itu banyak sekali ya. Dan menurut para ahli, dongeng itu termasuk yang meningkatkan IQ," terang Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan sambutan dalam Peresmian Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, (13/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Fadli juga menilai kegiatan mendongeng memiliki manfaat yang lebih luas, mulai dari menambah pengetahuan, meningkatkan literasi, hingga membangun kepekaan dan karakter.

"Bisa dicek ya, bisa meningkatkan IQ, pengetahuan, literasi, kepekaan, bahkan akhlak dan lain-lain," sambungnya.

Ia berharap Gala Indonesia Bercerita dapat menjadi salah satu upaya untuk membangun kembali ekosistem tradisi lisan di Indonesia, termasuk melalui cerita rakyat, bahasa, sastra, dan dongeng.

"Kami sangat mendukung membangun ekosistem kembali bagaimana cerita-cerita yang ada di seluruh Indonesia," ujar Fadli.