Kumparan Logo

Cerita Ratna Galih Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Ratna Galih saat menghadiri launching lipstik di kawasan Menteng Jakarta Rabu (3/4). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis Ratna Galih saat menghadiri launching lipstik di kawasan Menteng Jakarta Rabu (3/4). Foto: Ronny

Artis Ratna Galih menceritakan kisahnya saat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi mereka korban bencana banjir bandang di Sumatera. Demi bisa segera menyalurkan bantuan dari para donatur, Ratna bahkan rela berangkat tengah malam.

Momen itu terjadi saat Ratna Galih berangkat untuk menyalurkan bantuan ke wilayah Aceh Tamiang.

"Tanggal 7 itu aku posisinya lagi di Kuala Lumpur ada meeting. Flight aku berikutnya ke Melbourne tanggal 8 malam. Jadi ada kosong dari tanggal 7 siang sampai tanggal 8," kata Ratna di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Ratna Galih Foto: Resnu Andika/kumparan

Saat itu, Ratna Galih tengah berada di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk urusan pekerjaan dan dijadwalkan harus segera terbang ke Melbourne, Australia, keesokan harinya.

Namun, demi menjalankan amanah yang ia peroleh, Ratna pun meniatkan diri untuk berangkat.

"Di tanggal 7 sore itu aku beli tiket, alhamdulillah dapat yang last flight. Walaupun delay-delay ya, sampai akhirnya aku berangkat di tanggal 8 tengah malam," tutur Ratna.

Artis Ratna Galih saat menghadiri launching lipstik di kawasan Menteng Jakarta Rabu (3/4). Foto: Ronny

Ratna Galih Bersyukur Bisa Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Ratna bersyukur usahanya itu tak sia-sia. Ratna bersama suami dan tim relawan berhasil menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok senilai kurang lebih Rp 100 juta.

"Alhamdulillah walaupun serba spontan semuanya aku bisa nyampe sana. Walaupun enggak pakai tidur, (soalnya) aku mikir kayak, 'Ya kalau gue enggak datang juga gue enggak bisa tidur-tidur,' gitu," kata Ratna.

"Waktu aku berangkat kemarin ke Tamiang itu, dari yang kurang lebih satu truk belanja tuh sekitar seratus jutaan juga, tapi itu di luar kayak barang-barang yang kita bawa dari Jakarta. Alhamdulillah akhirnya bisa menyalurkan donasi," ungkapnya.