Kumparan Logo

Cerita Uya Kuya Liburan Ala Road Tour di Benua Amerika

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Uya Kuya bersama sang istri dan kedua anaknya berpose di The Waterfront, New Jersey. Foto: Instagram @king_uyakuya
zoom-in-whitePerbesar
Uya Kuya bersama sang istri dan kedua anaknya berpose di The Waterfront, New Jersey. Foto: Instagram @king_uyakuya

Uya Kuya dan keluarga berlibur ke Amerika selama lebih dari dua minggu. Liburan ini terasa semakin seru dan menyenangkan karena mengambil konsep road tour.

Uya dan keluarga menyewa mobil selama di sana. Dengan menggunakan mobil, mereka pergi ke berbagai tempat menarik.

"Kita road tour New York, kita jalan ke Buffalo ke kota kecil lagi. Ke Niagara falls, kita masuk ke Kanada. Jadi kita masuk ke Kanada, keluar Amerika naik mobil, masuk Amerika lagi lewat perbatasan," kata Uya ketika ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (24/6).

Uya dan Astrid Kuya berpose dengan latar belakang Kota New York yang indah. Foto: Instagram @king_uyakuya

Untuk urusan penginapan, Uya Kuya dan keluarga baru mencari penginapan di daerah yang dikunjungi. Ternyata, hal ini memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka.

"Kita enggak punya itinerary karena kita enggak pernah pake tour and travel. Kita langsung berangkat sendiri dan enaknya kayak gitu per hotel bisa murah. Di Amerika itu ada namanya hotel tonight, jadi (kamar) hotel yang enggak laku hari ini dijual hari itu dengan harga murah," jelas ayah dua orang anak itu.

Menginap di hotel-hotel pinggiran meninggalkan kesan yang baik bagi mereka. Karena kebanyakan menyediakan kamar yang luas dan memiliki dapur. Sehingga mereka bisa memanaskan makanan untuk sarapan. Adapula kejadian lucu yang dialami Uya dan keluarga selama di sana.

"Ada kita di Quebec dapat hotel yang enggak ada liftnya. Jadi naik berapa lantai, angkat 8 koper, enggak ada liftnya, masih kayak hotel lama. Seru, jadi anak-anak tuh ngerasain experience liburan yang bener-bener liburan," ujar Uya.

instagram embed

Mereka pun sempat mencicipi salah satu makanan termahal di dunia, yaitu sushi berlapis emas.

"Kita sempat di Connecticut, nah di sana juga bukan tujuan kita sebenarnya. Kita ke Connecticut karena kemaleman udah mau makan, mau pulang ke New York nih, ada restoran Jepang enak katanya nih. Kita ke sana tuh terus makan yang sushi lapis emas dan ternyata di situ pegawainya orang-orang Indonesia. Kita kaget," beber Uya Kuya.

Enggan menyebutkan nominal harga yang dikeluarkan, pria berusia 44 tahun itu mengaku justru mendapat diskon. "Percaya enggak gue di situ justru didiskon gede? Karena mereka sesama orang Indonesia. Ada lah, pokoknya kita makan lobster yang gede, kalau di Indonesia dijual jutaan, di situ cuma 600 ribu, kita makan berapa lobster gitu," tutur Uya.

Uya Kuya dan Astrid Kuya, saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (24/6) Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Selain itu dalam liburan kali ini, Uya Kuya dan keluarga turut memborong barang diskonan. Adapun beberapa barang yang dibeli adalah kasur, sofa, tempat tidur, bantal dan kebutuhan rumah lainnya.

"Kalau di Indonesia 'kan diskon kadang bohongan ya, dinaikin dulu harganya gitu, kalau di sana bener-bener loh. Barang sejuta bisa jadi 100 ribu," jawab Uya.

"Intinya sih asal enggak malu, ya. Kita tanya aja, yang diskonan mana, yang clearance mana, nanti dicariin," timpal Astrid Kuya di tempat yang sama.