Christine Hakim Heran Reza Rahadian Absen di Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2025
ยทwaktu baca 2 menit

Aktris senior Christine Hakim bicara soal keheranannya atas absennya nama Reza Rahadian dalam nominasi Sutradara Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025.
Padahal, menurut Christine, film Pangku yang jadi debut penyutradaraan Reza Rahadian berhasil mendapatkan sejumlah nominasi di kategori penting lainnya.
"Melihat proses bagaimana Reza men-direct, dia tahu persis, film itu sudah jadi di dalam kepalanya Reza," ujar Christine Hakim dalam jumpa pers di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (28/10).
"Yang saya justru heran, setiap elemen film ini sebetulnya layak masuk nominasi. Tapi justru director tidak masuk nominasi dalam FFI," lanjutnya.
Film Pangku sendiri berhasil masuk dalam nominasi Film Cerita Panjang Terbaik FFI 2025. Selain itu, ada juga Christine Hakim sebagai Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, Claresta Taufan untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik, serta Reza Rahadian bersama Felix K. Nesi untuk Penulis Skenario Asli Terbaik.
"Buat saya agak agak sulit untuk diterima dengan akal sehat dan knowledge saya," tegas Christine.
Namun Christine tetap menyerahkan semua keputusan ke tangan juri FFI 2025.
"Tentu juri punya hak. Kalau akhirnya tidak memilih, itu ada faktor selera, ada faktor lain. Tapi bagaimana juga, dari 17 nominasi yang amat penting elemennya itu, director tidak masuk nominasi," tutur Christine.
Perbandingan dengan Sutradara Animasi
Kejanggalan ini semakin terasa bagi Christine Hakim ketika melihat ada sutradara film animasi yang masuk dalam nominasi Sutradara Terbaik. Menurutnya, menyutradarai film live-action dengan film animasi adalah dua disiplin ilmu yang amat berbeda.
"Menurut saya yang lebih aneh lagi bahwa film animasi, director-nya masuk nominasi itu dua ilmu, disiplin ilmu yang berbeda menurut saya. Ya, dia tidak perlu men-direct pemeran," ujar Christine.
Kompleksitas penyutradaraan film layar lebar melibatkan banyak sekali elemen yang harus diarahkan secara langsung di lapangan.
"Selama 60 tahun di film, bagaimana sutradara yang sutradara animasi bisa masuk? Ini bukan masalah suka atau tidak suka ya," tutul Christine.
Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2025 diisi oleh Joko Anwar (Pengepungan di Bukit Duri), Timo Tjahjanto (The Shadow Strays), Mouly Surya (Perang Kota), Ryan Adriandhy (JUMBO), dan Yandy Laurens (Sore: Istri dari Masa Depan). Ryan Adriandhy merupakan sutradara dari film animasi JUMBO.
