Citra Andy Ngaku Alami Pelecehan dan Dianiaya, Singgung Nama Suami Olla Ramlan
·waktu baca 4 menit

Selebgram Citra Andy sedang mencari keadilan. Ia mengaku mengalami tindak pelecehan seksual dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh salah seorang teman dari suami Olla Ramlan, Aufar Hutapea. Citra menyebutkan bahwa Aufar mengetahui tindakan tersebut.
Pengalaman tidak menyenangkan itu diungkapkan Citra melalui unggahan di Instagram. Citra juga telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian dengan Aufar sebagai saksi. Bukti laporan Polrestabes Medan juga diunggah olehnya ke Instagram.
Masih dalam unggahan yang sama, Citra menceritakan kronologi kejadiannya. Menurutnya, kejadian itu terjadi di sebuah kafe yang berada di Medan, Sumatera Utara.
“Saya yang bernama Citra Andy adalah korban penganiayaan dan pelecehan yang terjadi di jalan Sei Serayu tepatnya di tongkrongan/cafe Kuhi yang cafe tersebut pada saat ini populer di kalangan remaja Medan. Bermula pada saat saya dengan teman-teman saya bernama Aufar Hutapea, yang saya ketahui bekerja sebagai pengusaha muda dan memiliki nama cukup populer di Medan pergi bersama-sama ke cafe Kuhi tersebut untuk menemui teman akrabnya," ungkap Citra Andy dalam unggahan di Instagramnya.
Kemudian, kata Citra, sesampainya di cafe tersebut ia ditinggal bersama dengan teman-teman Aufar lainnya. Setelah itu, salah satu teman Aufar meminta nomor telepon Citra. Namun tak ia berikan.
Kemudian, laki-laki tersebut malah memegang bagian dada Citra. Menurut Citra, Aufar pun tahu kejadian itu, tapi dia diam saja.
“Selanjutnya tinggallah saya dengan teman-teman Aufar yang lain serta pelayan cafe Kuhi yang berada di atas. Kemudian teman Aufar yang saya tidak kenal menemui saya dan berkata, ‘Minta nomor hpmu Dek,’ saya menjawab, ‘Enggak ada,’ kemudian pelaku berkata, ‘Nomor rekening Adek ajalah.’ Saya juga tidak memberikan. Selanjutnya teman dari Aufar tersebut memegang payudara saya di bagian tengah dan disaksikan oleh teman-teman lainnya serta pelayan cafe tersebut juga melihat. Dan teman saya, Aufar saat kejadian itu juga sudah kembali dan melihat kejadian biadab tersebut. Selanjutnya saat kejadian penganiayaan dan pelecehan tersebut teman saya Aufar hanya diam saja dan membiarkan saya dianiaya dan dilecehkan,” jelasnya.
Kemudian, Citra menyebutkan bahwa sang pelaku menyeret, menendang dan memukulnya. Hal itu sampai membuat kaki Citra pincang dan mengganggu aktivitasnya.
“Adapun pelaku melakukan penganiayaan terhadap saya dengan cara menyeret saya sampai tergeletak di lantai, kemudian pelaku menendang dan memukul pada bagian belakang pinggul dan lutut kiri kanan secara membabi buta yang membuat saya hari ini kesulitan berjalan dan pincang sehingga saya tidak dapat melakukan aktivitas saya sebagaimana biasanya. Bahwa pelayanan cafe yang berada di cafe Kuhi dan teman-teman sdr Aufar pada saat kejadian tersebut tidak ada satu pun yang berani untuk mengamankan saya atau memberikan perlindungan kepada saya dikarenakan pelaku merupakan kolega atau teman dekat pemilik cafe Kuhi Jl. Sei Serayu tersebut,” bebernya.
Alih-alih memberikan perlindungan, teman-teman sang pelaku justru menyeret Citra keluar dari restoran itu sampai menyebabkan memar di bagian lengan.
“Tidak sampai di situ saja, setelah pelaku selesai melakukan penganiayaan kepada saya, teman pelaku lainnya kembali menyeret paksa saya keluar sampai ke parkiran kafe Kuhi yang mengakibatkan lengan sebelah kiri dan kanan saya memar dan sakit,” ungkapnya.
Citra Andy langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, hanya saja kasusnya belum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Oleh sebab itu, Citra berharap bisa mendapatkan keadilan dari kejadian ini.
“Saya memohon kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolrestabes Medan, KOMNAS HAM, kepada PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK untuk membantu dan menyelesaikan perkara saya ini, saya memohon kebenaran dan keadilan dapat ditegakkan terhadap permasalahan saya ini. Tidak ada upaya yang lain yang dapat saya lakukan selain berserah diri kepada Allah SWT dan kepada bapak-bapak pejabat khususnya yang bergerak di bidang hukum. Semoga orang-orang yang curang atau berniat untuk bermain di dalam perkara saya ini dapat diberikan tindakan tegas. Terima kasih,” pungkas Citra Andy.
Reporter: Sausan Sudarjat
