Kumparan Logo

Close to Breathe Rilis Album Samasta, Lebih Pop dan Cocok Jadi Teman Berkendara

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Close To Breathe berkolaborasi dengan Sansan Pee Wee Gaskins. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Close To Breathe berkolaborasi dengan Sansan Pee Wee Gaskins. Foto: Dok. Istimewa

Close to Breathe merupakan band yang beranggotakan Guntur (gitar, vokal), Doyen (bas gitar), dan Rangga (drum). Di akhir tahun 2024, unit alternative rock ini merilis sebuah album bertajuk 'Samasta'.

Guntur yang sempat viral karena memberi gitar pada penonton saat manggung di PRJ beberapa waktu lalu menjelaskan, album 'Samasta' memiliki nuansa beragam. Tidak melulu soal cinta, tapi juga ada berbagai lagu dengan tema yang unik.

"Di album ini semua tercampur, seperti cinta, amarah, sedih, bahagia, persahabatan dan ada juga lagu yang penuh adrenealin dan kritik berjudul 'Nada Perlawanan'," ungkap Guntur dalam keterangan tertulisnya.

instagram embed

Guntur juga jelaskan bahwa lagu-lagu di album 'Samasta' sudah digarap sejak 2020. Memang cukup lama, namun lagu-lagu di album 'Samasta' terasa sangat beragam, tidak melulu rock yang menghentak.

"Kenapa pada album ini banyak lagu yang slow? Biar lebih enak dinikmati dan bisa nemenin para pendengar di jalan sambil berkendara, nemenin kesunyian dikamar dan kerinduan yang mendalam pada seseorang," tuturnya.

Album 'Samasta' sudah tersedia di berbagai layanan streaming musik digital sejak 2 November lalu. Ada total sembilan lagu di album ini, termasuk 'Terjebak' yang berkolaborasi dengan Sansan 'Pee Wee Gaskins'.

Sebelum akhirnya merilis 'Samasta', Close to Breathe sudah aktif membuat gebrakan di industri musik. Lagu mereka yang bertajuk 'Kenangan' pernah di-cover oleh Tri Suaka dan ada pula lagu 'Takkan Kembali' yang di-cover oleh DwiTanty.