Kumparan Logo

Curhat Ayah Shandy Aulia: Berharap Anaknya Dapat Hidayah dan Mau Pelajari Islam

kumparanHITSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia

Bintang film Shandy Aulia tumbuh besar di keluarga yang memiliki perbedaan keyakinan. Sang ayah menganut agama Islam, sementara ibunya memeluk agama Kristen.

Baru-baru ini, Shandy berbincang dengan ayahnya mengenai perbedaan agama di keluarga mereka. Dalam kesempatan itu, terungkap bahwa Shandy ternyata pernah menjalankan dua agama sekaligus saat dirinya masih kecil.

"Aku ingat banget, waktu aku masih SD, aku menjalani dua kepercayaan. At that moment, aku belum mengerti," ucap Shandy Aulia.

video youtube embed

Seiring berjalannya waktu, pemain film Eiffel I'm in Love ini memilih untuk mengikuti agama ibunya, Kristen. Shandy kemudian bertanya bagaimana perasaan ayahnya saat itu.

"Papa waktu itu karena belum mengenal agama, enggak jawab apa-apa. Cuma saat Papa mengenal agama yang sebenarnya, sudah jadi tanggung jawab Papa nanti di akhirat," ucap sang ayah.

Ayah Shandy sempat berkonsultasi dengan sejumlah ustaz dan membaca hadist. Ia menyebut dirinya akan sulit masuk surga karena anaknya tidak memeluk agama Islam.

"Harus menasihati anak Papa agar masuk ke agama Islam. Kalau dia memang tidak mau, ya wallahualam, kita sudah berusaha," ucapnya.

Shandy Aulia Foto: Munady Widjaja

Sang Ayah Berdoa Shandy Aulia Dapat Hidayah

Saat ini, ayah Shandy mungkin memang bisa menolerir anaknya yang memilih untuk memeluk agama Kristen. Tapi tak dapat dimungkiri, dalam hati kecilnya, ia ingin putrinya tersebut mendapatkan hidayah.

"Terus terang, Shan. Papa tiap hari nangis, berdoa, hanya untuk kamu semata-mata. Kalau bisa kamu dapat hidayah mempelajari agama Islam, bukan masuk Islam," kata sang ayah.

instagram embed

"Memperdalam agama Islam dan agama kamu, di mana titik temunya. Nanti kamu bisa menentukan. Tidak mudah orang mau balik ke agama orang lain kecuali dia dapat hidayah dan mempelajari sebenarnya," lanjutnya.

Kendati demikian, ayah Shandy kemudian mengatakan bahwa ia akan tetap menyayangi anaknya, bagaimanapun kondisinya. Ayah Shandy juga mengaku tak akan memaksakan anaknya untuk memeluk agama Islam.

"Tidak akan dikurangi (rasa sayang). Hubungan tetap jalan seperti biasa," pungkasnya.