Curhat Pilu Kakak Laura Anna: Meskipun Rela, Aku Masih Belum Siap Ditinggalin
ยทwaktu baca 2 menit

Laura Anna meninggal dunia di usia 21 tahun pada 15 Desember lalu. Hingga kini, duka atas kepergiannya masih begitu dirasakan oleh keluarga, termasuk Greta Irene, sang kakak.
Melalui unggahan Instagram Story, Greta Irene menumpahkan curahan hatinya. Ia mengaku sudah merelakan kepergian Laura Anna. Namun, jauh di lubuk hati, dirinya belum siap untuk kehilangan.
"Laura maaf yaa, meskipun aku udah rela dan terima kamu udah gak ada tapi aku masih belum siap dan gak akan pernah siap untuk ditinggalin sama kamu huhu," tulis Greta Irene.
Masih dalam unggahan yang sama, Greta Irene menyampaikan permintaan maaf untuk mendiang adiknya. Ia meminta maaf untuk sikap galaknya selama ini.
"Maafin aku kalo aku suka galak dan nge-push kamu terus. Padahal I know deep down you are doing your best with everything," tulisnya.
Greta Irene juga berterima kasih kepada Laura Anna. Sebab, almarhumah telah berjuang, salah satunya untuk terus hidup dalam kondisi lumpuh akibat Spinal Cord Injury atau cedera saraf tulang belakang.
"Makasih Tuhan udah kasih waktu lebih untuk Laura semenjak kecelakaan. Makasih Lauraku sayang udah berjuang sampe napas terakhir kamu yahh, meskipun aku tau kamu capek tapi kamu berjuang untuk semuanya," tulisnya.
Menutup curahan hatinya, Greta Irene menuliskan doa untuk Laura Anna. Ia berharap, adiknya tersebut kini sudah merasa bahagia dan tak sakit lagi.
"Yang bahagia dan tenang di sana ya sayang, nikmatin hidup kamu yang sekarang yah yang bebas dan gak sakit-sakit lagi. Aku di sini always ingat kamu pokoknya. Kamu jagain yah adek-adek kecil kita sayang meskipun kamu udah gak ada di sisi kita," pungkasnya.
Selang belasan jam kemudian, Greta Irene kembali menuliskan curahan hati melalui unggahan Instagram Story. Ia tampak begitu bersedih atas kepergian Laura Anna.
"Please ini cuma mimpi kan, bangunin please please please," tulisnya.
Seperti telah diberitakan, Laura Anna meninggal dunia pada Rabu (15/12). Sebelum berpulang, asam lambungnya naik.
Laura Anna sempat diperiksa dokter pada Rabu subuh, lalu kembali ke rumah. Rabu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, ia tampak tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Eka Hospital Cibubur.
Nyawa Laura Anna tak terselamatkan. Ia dinyatakan sudah tak bernapas saat tiba di rumah sakit.
Pada Kamis (16/12), jenazah Laura Anna akan dikremasi di Krematorium Heaven. Sebagian abunya dilarungkan ke Laut Ancol, Jumat (17/12).
