kumparan
28 November 2019 19:03

Curhat Sandra Dewi yang Sempat Tak Bisa Menyusui karena ASI Tak Keluar

PTR, Sandra Dewi
Sandra Dewi saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/11). Foto: Alfadillah/kumparan
Aktris Sandra Dewi tengah menikmati perannya sebagai ibu dua anak. Istri Havey Moeis ini memang baru saja melahirkan anak kedua berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Mikhael Moeis pada September lalu.
ADVERTISEMENT
Kendati merasa bahagia, namun siapa yang menyangka bila perempuan asal Bangka ini sempat mengalami stres pascamelahirkan anak keduanya. Akibatnya, kondisi tersebut berpengaruh pada ASI Sandra.
"Akhirnya hari kedua pascamelahirkan, satu tetes pun ASI enggak keluar. Di massage atau makan apapun juga enggak keluar. Saya tuh enggak pernah minum ASI booster, enggak keluar sama sekali karena saya stres," ungkap Sandra Dewi saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).
Sandra Dewi
Sandra Dewi saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/11). Foto: Alfadillah/kumparan
Sandra mengaku stres yang dirasakannya karena ia rindu dengan anak pertamanya, Raphael Moeis.
“Pas anak kedua tiba-tiba saya stres, saya kangen anak saya. Saya kan tinggal sama mama saya (di rumah sakit). Setiap hari anak pertama saya itu bilang,'i miss you mommy',” tambah Sandra.
ADVERTISEMENT
Melihat kondisi Sandra yang stres dan membuat ASI tak keluar, akhirnya Harvey mengajak anak pertama mereka untuk bertemu dengan ibunya.
Setelah itu, kondisi Sandra Dewi pun menjadi lebih baik. Perempuan berusia 36 tahun ini mengungkapkan bahwa ibu yang baru saja melahirkan memang harus tetap bahagia agar kondisi ASI-nya tetap terjaga.
“Makanya ibu tuh habis lahiran butuh bahagia, itu versi saya. Karena harus tetap happy supaya bisa menyusui dengan baik. Menyusui harus konsen, kalau pikiran kemana-mana, anak saya yang kedua bisa ngerasain,” beber Sandra.
Keluarga Sandra Dewi
Keluarga Sandra Dewi Foto: Instagram @sandradewi88
Setelah melahirkan anak kedua, Sandra Dewi juga mengaku mengalami penurunan berat badan. Ya, bobotnya perlahan turun seiring dengan produksi ASI yang dikeluarkan olehnya.
ADVERTISEMENT
"Kalau dibilang asi itu diet alami, itu bener. Puji Tuhan dikasih ASI yang banyak, jadi bisa keluarin (kalori) yang banyak juga. Jadi kalorinya juga kebakar, apalagi yang kedua ini sejam sekali (menyusui) kalo bangun. Jadi ya lebih cepat (turun berat badan) yang kedua sih,” pungkas Sandra Dewi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan