Cynthia Lamusu Cerita Kondisi Anak Lelakinya yang Alami Gangguan Mata

Anak laki-laki Surya Saputra dan Cynthia Lamusu, Atharva Bimasena Saputra, mengalami kondisi retinopathy of prematurity (ROP). ROP yang dialami Bima merupakan tipe posterior agresif (AP-ROP).
Kondisi itu diketahui setelah kedua anak kembar Surya dan Cynthia Lamusu, Bima dan Ataya Tatjana Aisyah Putri melakukan screening mata. Saat itu, usia mereka baru menginjak dua minggu.
“Tatjana enggak apa-apa, Bima yang terdeteksi alami AP-ROP. Tapi, Alhamdulillah, karena screening tepat waktu, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tak terjadi,” kata Cynthia Lamusu saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Apabila tidak segera diambil tindakan, menurut Cynthia Lamusu, akan ada bahaya yang menimpa Bima, yakni risiko kebutaan.
“Kami dikasih pilihan, ada laser atau suntik. Kami milih konsultasi yang terbaik, akhirnya dipilih suntik di bola mata,” ucap Cynthia.
Imbas terkena penyakit ROP, Bima di usianya yang menginjak 18 bulan harus mengenakan kacamata. Kala itu, Cynthia sempat tak percaya dengan kondisi sang anak.
“Awalnya tidak percaya pas didiagnosa pakai kacamata di usia 18 bulan. Minus 7 dan 9. Kondisinya, Alhamdulillah, semakin nyaman pakai kacamatanya,” ujar Cynthia Lamusu.
Meski minus sang anak cukup tinggi, pelantun ‘Suaramu’ ini mengatakan, kualitas mata fokusnya sang buah hati masih baik daripada orang dewasa.
“Sekarang kita belum periksa lagi (minusnya). Sudah hampir setahun, ya, pakai (kacamata). Memang harus periksa lagi tapi belum sempat,” tutur Cynthia.
Wanita berumur 41 tahun itu sudah punya rencana untuk Bima. Jika sudah besar, buah hatinya tersebut akan dilasik.
“'Kan sekarang ada teknologi lasik, ya. Nanti kalau sudah besar, insyaallah bisa. Kata dokter, kalau punya bayi prematur, kita orang tua harus memantau lebih ekstra,” tutup Cynthia Lamusu.
