kumparan
search-gray
Entertainment5 Juni 2018 10:15

Dany 'Java Jive': dari Lembah Hitam Narkoba hingga Berhijrah

Konten Redaksi kumparan
Dulu, nama Java Jive begitu bersinar di industri musik Indonesia. Sejak tahun 1993 sampai sekarang, band beraliran pop dan jazz yang lahir di Bandung, Jawa Barat, ini telah melahirkan sejumlah single, seperti 'Kau yang Terindah', 'Gadis Malam', 'Permataku', dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
Namun, band ini sempat vakum di era 2000-an. Hal itu dikarenakan sang vokalis, Dany Sepriyatna Gumilar atau Dany, ketergantungan obat-obatan terlarang. Ya, kehidupan sebagai bintang membuat Dany melupakan keberadaan Tuhan.
Perlahan, Dany bangkit dan meninggalkan barang haram itu. Dia pun mulai menyadari kebesaran Tuhan, hingga akhirnya Dany memilih untuk berhijrah dan mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta.
Dany 'Java Jive'
Dany 'Java Jive' (Foto: Cornelius Bintang/kumparan)
Kisah ini diungkapkan sendiri oleh Dany pada kumparan belum lama ini di Bandung. Didampingi Ustaz Erick Yusuf, Dany menceritakan kisah hijrahnya yang belum pernah dia ungkap sebelumnya; mulai dari kesulitannya untuk takut pada Tuhan hingga potongan-potongan ayat Al-Quran yang memotivasinya.
Tak hanya Dany saja, tapi beberapa selebriti lain juga berbagi cerita mengenai hijrahnya mereka di kumparan, beberapa di antaranya adalah pasangan Fenita dan Arie, Chacha Frederica, Indah Dewi Pertiwi, dan Elma Theana. Temukan kisah-kisah mereka dalam topik Selebriti Hijrah.
ADVERTISEMENT
Bagi kamu yang juga memiliki pengalaman berhijrah, yuk share cerita hijrah kamu kepada kumparan! Syarat dan ketentuannya bisa dibaca di sini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white