David NOAH Akan Penuhi Undangan Polisi soal Kasus Penggelapan Rp 1,1 Miliar
·waktu baca 2 menit

David NOAH dilaporkan oleh Lina Yunita terkait dugaan penggelapan uang Rp 1,1 miliar. Hari ini, Selasa (24/8), dia diagendakan untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus itu.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum David NOAH, Hendra Prawira Sanjaya. Kata Hendra, pihaknya sudah menerima undangan dari pihak kepolisian.
“Sudah (dapet suratnya). Undangan (klarifikasi) ya bukan pemanggilan,” ungkap Hendra saat dihubungi media via telepon.
Sebelumnya David memang sudah diundang untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (20/8) lalu. Namun, kala itu David tak hadir lantaran belum menerima surat undangan dari pihak kepolisian.
Namun, kali ini pihaknya mengaku sudah menerima undangan. Sehingga mereka bersedia memenuhi undangan pemeriksaan dan mengikuti proses hukum yang berjalan.
“Hari ini. Ini on the way (di jalan). Iya (bersama David),” ujar Hendra.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan bahwa pihaknya memang sudah kembali memberikan undangan untuk pihak David.
David dipanggil bersama kedua terlapor lainnya yang berinisial YS dan EAS. Jika David tak hadir dalam undangan kedua, polisi bakal melakukan gelar perkara.
“Kalau memang sudah dianggap penyelidik sudah cukup untuk dilakukan gelar perkara, kita lakukan gelar perkara tanpa kehadiran mereka,” tutur Yusri dalam kesempatan berbeda.
Sebelumnya, David sudah buka suara terkait pelaporan tersebut. David mengharapkan persoalan tersebut bisa berakhir secara kekeluargaan karena ia sudah menunjukkan keseriusannya untuk bertanggung jawab.
“Saya sih berharap, kalau ini tidak pandemi saya optimis secara pribadi bisa selesaikan secara pribadi. Saya sudah lakukan yang terbaik dan yang saya bisa secara moral saya bertanggung jawab,” kata David NOAH dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, belum lama ini.
David juga sudah mengupayakan mediasi dengan pihak Lina. Pria 40 tahun ini bahkan sudah bersedia membayar Rp 500 juta sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Namun mediasi tersebut berakhir buntu lantaran Lina meminta pembayaran penuh. Hingga akhirnya, David dilaporkan ke polisi oleh Lina.
David menyatakan persoalan terkait dirinya yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang, akan menjadi pelajaran berharga untuknya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Lina.
