Kumparan Logo

Davina Karamoy Jadi CEO di Serial Main Hati

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Davina Karamoy saat ditemui di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Artis Davina Karamoy saat ditemui di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Aktris muda Davina Karamoy kembali dihadapkan pada tantangan baru saat memerankan karakter kuat dan feminis di original series WeTV berjudul Main Hati.

Dalam sebuah wawancara, Davina mengungkap bahwa peran ini menjadi tantangan baru baginya lantaran sangat berbeda dari karakter yang pernah ia perankan sebelumnya.

"Ini karakter pertama aku sebagai CEO dan memang secara umur diceritakan 3 tahun di atas umur asli aku. Jadi menurut aku ini karakter baru yang baru juga, yang aku lumayan nguliknya juga untuk karakter ini," ujar Davina Karamoy kepada wartawan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Konferensi Pers Series Main Hati dari WETV di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Berperan sebagai karakter yang lebih dewasa dari usia aslinya, Davina dihadapkan pada tantangan untuk bisa bersikap jauh lebih matang dan tegas dari dirinya.

Karakter yang ia perankan itu, Davina digambarkan sebagai seorang wanita mandiri dan sangat berhati-hati dalam urusan percintaan.

"Jadi lumayan sangat dewasa di sini pembawaannya dan aku juga belum pernah membawakan karakter yang sangat feminis," ucap Davina Karamoy.

Artis Davina Karamoy saat ditemui di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Berbeda dari peran sebelumnya yang identik dengan kisah cinta dan pendekatan yang romantis, Davina menyebut karakter yang ia perankan kini justru memiliki trauma dan ketidakpercayaan terhadap cinta. Hal itulah yang menjadi sisi menarik sekaligus tantangan tersendiri bagi Davina.

"Karena sebelumnya punya lawan main yang beradu dari awal PDKT, kalau di sini dari awal nggak percaya cinta, sangat takut lah sama cowok dan feminis banget, nggak percaya cinta," ungkap Davina Karamoy.

"Aku sih kalau gali feminisnya nggak sedalam itu ya. Lebih ke aku diskusi sama Sada ini mau sefeminis apa sih. Benar-benar se-nggak percaya itu kah?" lanjut dia.

Dalam memerankan karakternya, Davina berfokus pada proses pengembangan karakter yang kaya akan lapisan emosi dan pengalaman masa lalu.

"Karena memang untuk karakter feminisnya yang tidak percaya cinta ini memang di episode awal. Karena bakal ada karakter development yang lumayan banyak layer juga. Jadi aku agak fokusinnya ke yang itu sih yang karakter development-nya ini," kata Davina Karamoy.

Febryami Hutapea selaku Country Head WeTV Indonesia ikut membeberkan terkait sinopsis series ini. Ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kolaborasi yang terjalin dengan Unlimited Production.

"Ini orange marriage dan tentang percintaan yang emosional. Jadi series ini berkisah tentang dua orang yang berbagi kasih. Mereka dihadapkan pada situasi pernikahan kontrak, mereka berjanji satu sama lain agar tidak main hati dan emosional. Kami bersyukur karena bisa kolaborasi lagi dengan Unlimited Production," tutupnya.