kumparan
28 Desember 2018 19:32

Deddy Dhukun Kenang Proses di Balik 'Masih Ada' Bersama Dian Pramana

2D, Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun. (Foto: Instagram @dianppoetra)
Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra tergabung dalam grup 2D yang dibentuk sejak 1983. Selama berkiprah di panggung musik selama 35 tahun, mereka telah menelurkan tiga album. Salah satu lagu andalannya berjudul 'Masih Ada' yang rilis pada 1989.
ADVERTISEMENT
Namun kini, Deddy Deddy harus kehilangan rekan kerja sekaligus sahabatnya, Dian. Ya, Dian meninggal dunia pada Kamis (27/12) malam di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia mengembuskan napas terakhirnya di usia 57 tahun akibat penyakit komplikasi.
Saat ditemui usai pemakaman Dian di TPU Wakaf Masjid Ibadurrahman, Kelapa Dua, Jakarta Timur, Deddy sedikit bercerita tentang kenangannya bersama sahabatnya itu. Rupanya lagu 'Masih Ada' memiliki cerita unik di balik pembuatannya. Ya, Deddy dan Dian-lah yang menciptakan lagu tersebut.
"Pembuatannya aneh. Pada saat kami banjir masuk ke gang. Masuk katanya, brek mobilnya mati. Terus akhirnya spontan kan, 'haruskah ku teteskan air mata di pipi'. 'Oh, bagus tuh buat lagu saja'. Dicatat langsung notnya sama dia, jadilah lagu itu," kenang Deddy Dhukun pada Jumat (28/12).
ADVERTISEMENT
Pria berusia 50 tahun itu menuturkan bahwa ia sudah berkenalan dengan Dian sekitar tahun 1980-an. Kala itu, mereka dipertemukan oleh Dodo Zakaria lewat sebuah proyek.
Video
"Saya dengan Om Dodo Zakaria sama Didi bikin proyek. Dari proyek itulah kami kenalan. 'Kok enak nih suaranya', saya bilang 'om bagus suaranya, rekam saja rekam'. Ya, sudah kami bikin album," imbuhnya.
Ketika menjadi rekan kerjanya, Deddy mengungkapkan bahwa pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu adalah sosok yang membebaskan dirinya dalam membuat lirik lagu.
"Dian enggak pernah memaksakan saya ketika membuat lirik. Jadi, lagu yang saya buat seolah mengalir sendiri ketika saya bikin enggak ada cerita siapa. Mengalir sendiri saja," imbuh Deddy Dhukun.
Lagu 'Masih Ada' yang dibawakan 2D pada 1983 juga telah didaur ulang oleh grup 3 Composers pada 2016. Deddy pun sangat bersyukur, hingga kini karya-karyanya bersama Dian Pramana Poetra masih disenangi oleh pecinta musik.
ADVERTISEMENT
"Alhamdulillah sampai sekarang hit," tutupnya.
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan