Deretan Kritik Terkait Pernikahan Atta-Aurel, Live di TV hingga Unggahan Setneg

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah telah melangsungkan pernikahan pada 3 April lalu. Pernikahan mereka menjadi sorotan publik.
Tidak hanya hal positif. Ada juga kritikan terhadap pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.
Apa saja kritik yang ditujukan terhadap pernikahan Atta dan Aurel? Berikut ulasannya.
1. Diselenggarakan di Masa Pandemi
Atta dan Aurel menggelar pernikahan di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan. Pernikahan mereka menjadi sorotan karena digelar di tengah pandemi COVID-19.
Meski begitu, Atta mengeklaim pernikahannya sudah menerapkan protokol COVID-19, yakni dengan memakai masker dan membatasi tamu undangan.
“Karena memang terbatas. Kita, kan, menjaga banget. Banyak juga memang, takutnya teman-teman baper, 'Kok, aku enggak diundang?' Tapi, memang ini masih masa pandemi, jadi kita harus menjaga," kata Atta Halilintar, Sabtu (3/4).
2. Dihadiri Jokowi
Pernikahan Atta dan Aurel juga menjadi sorotan karena dihadiri oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Jokowi menjadi saksi nikah dari pihak Atta Halilintar.
Selain Jokowi, ada juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang bertindak sebagai saksi. Kemudian ada Ketua MPR Bambang Soesatyo yang menjadi perwakilan keluarga Atta.
Soal kehadiran Jokowi di pernikahan Atta dan Aurel menjadi salah satu pertanyaan dari netizen. “Sebenarnya apa urgensi Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo jadi saksi pernikahan Atta-Aurel di tengah pandemi seperti ini? Gagal paham,” tulis seorang netizen.
Pengacara Farhat Abbas juga mengkritik kehadiran Jokowi, Prabowo, dan Bambang Soesatyo. Menurutnya, ketiganya tidak seharusnya hadir di pernikahan Atta dan Aurel.
“Saran buat Presiden @jokowi @bamsoetpedia @prabowo, dalam perayaan acara yang sifatnya berbau bisnis alias berbayar/beriklan/live, sebaiknya pejabat negara tidak hadir sebagai pendukung acara tersebut karena agak mengganggu konstitusional dan kenegarawanan. Lain halnya kalau hanya acara biasa atau rakyat biasa. Maaf," tulisnya.
Atta, dalam jumpa pers yang digelar usai akad nikah, mengungkap alasan mengundang Jokowi dan Prabowo menjadi saksi dalam pernikahannya.
"Aku, ya, sebenarnya memang maunya di momen bahagia ini disaksikan figur-figur hebat yang ada di tanah air. Di sini, sih, pengin terlihat aja kita benar-benar serius menghadapi akad nikah kita," ujar
3. Setneg Unggah Foto Nikah Atta-Aurel
Momen kehadiran Presiden Jokowi sebagai saksi dalam pernikahan Atta dan Aurel diunggah ke akun resmi Sekretariat Negara, salah satunya di Twitter. Hal itu menuai perhatian publik.
“Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Hadiri Akad Nikah Aurel dan Atta," kicau @KemensetnegRI saat memublikasikan foto-foto Jokowi di pernikahan Atta dan Aurel.
Ernest Prakasa mengomentari mengenai hal itu. Ia me-retweet kicauan tersebut dan menuliskan komentar. “Apa urusannya sama NEGARA, woy?" kicau Ernest sambil menyertakan emotikon yang memperlihatkan ekspresi muntah.
Ernest mengerti mengapa para politikus menghadiri pernikahan Atta dan Aurel. Namun, menurutnya, kehadiran Jokowi tidak perlu dipublikasi di akun @KemensetnegRI.
“Atta itu salah satu millenials paling berpengaruh di Indonesia. Para politisi pasti ingin merapat, bisa dipahami. Tapi kalo ikut dipublikasikan pake akun Sekretariat Negara, menurut gw sih aneh," kicaunya sambil menyertakan emotikon yang memperlihatkan ekspresi termenung.
4. Live di TV
Pernikahan Atta dan Aurel ditayangkan secara live di salah satu stasiun televisi. Sebelumnya, rangkaian pernikahan mereka menjadi sorotan. Tepatnya, ketika penayangan acara lamaran Atta dan Aurel.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah memanggil pihak televisi yang menyiarkan rangkaian pernikahan Atta dan Aurel. KPI memberikan peringatan terhadap pihak televisi yang menayangkan acara lamaran Atta dan Aurel.
