Kumparan Logo

Didi Riyadi Buat Surat Terbuka untuk Jokowi, Bahas soal PPKM Darurat

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musisi Didi Riyadi saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta, Kamis, (12/3). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Musisi Didi Riyadi saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta, Kamis, (12/3). Foto: Ronny

Drummer Element, Didi Riyadi, membuat surat terbuka yang ia tujukan untuk Presiden Jokowi. Surat tersebut Didi unggah di akun Instagram miliknya.

Di awal suratnya, Didi memperkenalkan dirinya sebagai seorang rakyat yang sudah mendedikasikan diri selama 31 tahun untuk dunia seni dan hiburan Indonesia. Ia juga menjelasakan alasannya membuat surat terbuka untuk Jokowi.

“Surat terbuka ini bagian dari concern dan kepedulian saya kepada bangsa dan negara, harapannya bisa sampai serta didengar oleh istana dan pemerintah,” tulis Didi.

kumparan post embed

Didi Riyadi Bahas PPKM Darurat dalam Surat Terbuka untuk Jokowi

Musisi Didi Riyadi saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta, Kamis, (12/3). Foto: Ronny

Dalam surat terbuka itu, Didi Riyadi menyampaikan curahan hatinya mengenai situasi pandemi COVID-19 yang saat ini melanda Indonesia. Di dalamnya ia memuat apresiasi, keprihatinan, dan pendapatnya soal kondisi tersebut.

Pandemi COVID-19 memukul berbagai sektor, mulai dari perekonomian hingga industri hiburan. Didi mengapresiasi langkah Jokowi dan jajarannya untuk mengatasi pandemi dengan mengeluarkan kebijakan yang tidak populer seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

kumparan post embed

Kebijakan PPKM Darurat untuk Jawa-Bali diberlakukan sejak 3 Juli 2021. Sementara di luar Jawa-Bali dimulai sejak 12 Juli lalu. Keduanya berakhir bersamaan pada 20 Juli mendatang. Namun, ada wacana PPKM Darurat akan diperpanjang.

Didi berharap PPKM Darurat tidak diperpanjang waktunya. Pria 39 tahun itu menyampaikan alasannya. “Simple saja Pak, sudah pasti banyak yang kena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga,” tulisnya.

kumparan post embed
Didi Riyadi. Foto: Alexander Vito/kumparan

Didi mengatakan sejak awal pandemi hingga sekarang banyak usaha yang gulung tikar. Karyawan banyak yang diberhentikan atau di-PHK. Seniman dan musisi tidak lagi manggung.

Apabila ke depannya pemerintah masih menerapkan PPKM, Didi mengusulkan agar pelaksanaannya bisa berpihak pada masyarakat menengah ke bawah.

Jika hasil PPKM Darurat tidak berdampak signifikan, Didi mengimbau pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan dan koordinasi antar lembaga. Kebijakan yang dikeluarkan diharapkan bersifat solutif untuk masyarakat yang terkena imbas PPKM.

Didi Riyadi. Foto: Munady Widjaja

Kemudian bisa lebih digencarkan mengenai sosialiasi dan edukasi tentang penanganan bagi yang terpapar COVID-19 dan pola hidup sehat untuk melawan COVID-19.

“Mendorong pemerintah bukan hanya mengidentifikasi mereka yang terpapar COVID-19, tetapi juga mengidentifikasi mereka yang terdampak pandemi COVID-19 secara ekonomi dengan alat ukur yang tepat,” tulis Didi.

embed from external kumparan

Sejumlah netizen mengomentari unggahan Didi tersebut. Mereka mengapresiasi langkah Didi.

“Terima kasih Om Didi telah mewakili suara dari rakyat kecil seperti kami,” tulis pemilik akun Instagram hen***.

“Alhamdulillah mewakili suara rakyat..Mas Didi kami sangat-sangat menderita dan sengsara lahir batin mas merasakan dampaknya di PHK dan susah cari kerja,” tulis pemilik akun Instagram gin***.