Kumparan Logo

Dilaporkan ke Polisi soal Binomo, Doni Salmanan Ungkapkan Hal Ini ke Istri

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan
zoom-in-whitePerbesar
Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan

Doni Salmanan dilaporkan oleh korban Binomo ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut telah diterima dan mulai tahap penyelidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Doni mengunggah video buatan sang istri, Dinan Fajrina, di Instagram beberapa waktu lalu. Video dengan latar lagu Rizky Febian berjudul Hingga Tua Bersama itu memperlihatkan kehidupannya dan Doni setelah menikah. Dinan memberikan pujian kepada Doni.

“Setelah menikah semakin sadar bahwa suami yang dibutuhkan itu bukan yang putih, tinggi, ganteng, kaya. Tapi, suami yang dibutuhkan itu adalah suami yang bertanggung jawab, yang mau bantu istrinya walaupun dia sibuk bekerja, yang selalu mau kasih hal terbaik buat istrinya,” tulis Dinan.

“Yang selalu pengertian dan meluangkan waktu untuk istri, yang mau bantu istri walaupun dia sibuk kerja, yang selalu menghargai segala usaha istri dengan selalu bilang, ‘Tolong, maaf dan makasih,” lanjutnya.

Doni Salmanan Tenangkan Istri

Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan

Sebagai keterangan unggahannya, Doni mengungkapkan rasa sayang kepada istrinya. Dia juga berusaha menenangkan sang istri.

I love you forever. Kita bisa lewatin semua ini. Bismillah,” tulis Doni dengan emoji hati warna merah.

embed from external kumparan

Soal Doni dilaporkan oleh korban Binomo disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan.

“DS (Doni Salmanan), iya. Korban yang melapor ke sana,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan kepada wartawan, Selasa (1/3).

Whisnu menjelaskan pelaporan terkait kasus Binomo masih akan terus dikembangkan mengingat banyaknya affiliator lainnya yang masih dalam pengejaran oleh Polisi.

“Di sana bisa nyidik, kami juga bisa nyidik, pengembangannya. Saya juga ada pengembangan untuk tersangka affiliator lain,” ucapnya.