Dinar Candy Cerita Perjalanan Kariernya yang Pernah Ditipu hingga Rp 150 Juta

Dinar Candy dikenal sebagai salah satu DJ perempuan yang populer di Indonesia. Ternyata, sebelum berada di titik sekarang ini, Dinar Candy memiliki perjalanan karier yang cukup berliku.
Dalam video berjudul DINAR CANDY BERHIJAB ??? di kanal YouTube SULE Channel, Dinar menceritakan awal kariernya di dunia musik.
"Kan Dinar teh kuliah di Bandung. Semester 1 belajar les DJ, penasaran aja gitu Kang Sule, kan suka sama musiknya jedag-jedug asa enakeun," ujar Dinar Candy sambil tertawa, baru-baru ini.
Pada masa itu, Dinar juga suka berfoto dengan gaya seksi untuk diunggah ke akun media sosial miliknya. Kemudian, ia diundang untuk menjadi DJ di daerah Bandung. Honor yang ia dapatkan kala itu sebesar Rp 200 ribu.
"Ah udah senang aja (namanya) masih kuliah. Uang tuh dikumpulin. Tiba-tiba naik, naik, harganya. Terus ada panggilan ke luar kota, bayarannya Rp 2 juta. Ah ka luar kota weh lah, naik kereta, kalau enggak salah ke Jawa Tengah," tuturnya.
Seiring berjalannya waktu, Dinar mendapatkan tawaran dari seorang produser musik untuk menjadi penyanyi dangdut. Namun, perempuan yang kini berusia 27 tahun itu, harus membayar sendiri untuk lagu yang bakal dinyanyikan.
"Harga lagu pokoknya dua lagu Rp 60 juta kalau enggak salah. Minta ke bapak, dulu bapak punya uang. Ternyata Rp 60 juta itu enggak cukup, Kang Sule. Belum bayar apartemen, nyewa di Jakarta, banyak ini itunya. Jadi bapak abis uang sampai Rp 150 juta, tapi ketipu," tutur Dinar.
Namun, dari dua lagu yang dijanjikan, hanya satu yang rilis. Meski merasa ditipu, Dinar tak putus asa.
Dalam kesempatan yang lain, ia mendapatkan panggilan menjadi DJ di salah satu stasiun TV lokal dan dikontrak selama satu bulan.
Perlahan, nama perempuan kelahiran 21 April 1993 itu di industri musik mulai dikenal. Ia pun kerap tampil dengan busana mini dan seksi.
Tak jarang, dalam setiap penampilannya, Dinar kerap digoda lelaki hidung belang. Bahkan, ia pernah diajak kencan oleh pria tua untuk menemaninya.
"Klub di Jawa Tengah, owner-nya teh udah stroke, tapi doyan pisan ke cewek. Pokoknya cewek yang diundang ke sana pacarnya dia aja. Dinar tuh sampai di-blacklist sama lima klub karena enggak mau. Atuh da udah opa-opa 60, 70 tahun," katanya.
Lantaran tak hanya dinilai karena keseksiannya, Dinar mulai berbenah diri. Ia mulai meningkatkan kemampuan dalam membuat musiknya sendiri untuk tampil di atas panggung.
Kemudian Dinar berhasil merilis sejumlah lagu Bigo, Buaya dari Tokek, Dokter-dokteran, dan lainnya. Honornya yang didapatkan saat ini pun meningkat hingga mencapai Rp 20 juta sekali tampil.
Ia juga berhasil masuk nominasi EDM Asia 2018 nomor 16. Kemudian berada di urutan pertama sexy female DJ di Asia hingga melakukan tur keliling Asia.
Meski begitu, tidak mudah bagi Dinar untuk meyakinkan orang tua atas profesinya ini. Apalagi, kata Dinar, tetangganya pernah mengirimkan lembaran print foto seksi Dinar kepada orang tuanya.
"Bapak langsung sakit, hampir pingsan abis lihat itu. Terus Dinar dimarahin lewat telepon, enggak dikabarin sampai 4 bulan sama mereka, saking enggak maunya. Dari situ Dinar membuktikan, 'Oh DJ harus berprestasi, tidak seksi-seksian doangi," tutup Dinar Candy.
