Dinar Candy Terjerat Kasus Pornografi, Ayahnya Terpuruk dan Belum Keluar Rumah
·waktu baca 2 menit

Dinar Candy terjerat kasus dugaan pornografi usai melakukan aksi protes perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Aksi tersebut ia lakukan dengan berbikini di pinggir jalan.
Dinar Candy kemudian diamankan oleh pihak kepolisian. Setelah diperiksa, ia dijadikan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi.
Kondisi Ayah Dinar Candy Usai Anaknya Tersangkut Kasus Pornografi
Persoalan hukum yang menjerat Dinar Candy juga mempengaruhi keluarganya. Ayahnya, Acep Ginayah Sobiri, geram dan sempat jatuh sakit.
Perempuan 28 tahun ini mengatakan ayahnya hingga kini belum berani keluar rumah dan bicara kepadanya. Dinar menyampaikan hal itu ketika menjadi bintang tamu dalam program Rumpi yang tayang pada Kamis (19/8).
“Di kampung Dinar, bapak Dinar sampai enggak berani keluar rumah,” kata Dinar.
Dinar menuturkan masyarakat yang ada di kampung halamannya salah mengasumsikan kasus yang menjeratnya. Bahkan, Dinar dikira telah melakukan tindak pornografi yang melibatkan laki-laki dan perempuan.
“Jadi anggapan di kampung, tuh, Dinar melakukan pornografi yang cowok sama cewek gitu loh. Jadi hujatan ke bapak datangnya. Jadi benar-benar bapak terpuruk sampai saat ini,” tutur Dinar.
Selain itu, Dinar mengatakan, masyarakat di kampung halamannya juga mengira ia masih ditahan polisi. Padahal, Dinar hanya dikenakan wajib lapor.
“Pas Dinar dikeluarin karena Dinar kooperatif akhirnya Dinar wajib lapor, karena (kabarnya) enggak ke-blow up di mana-mana, di kampung itu mikirnya Dinar masih dipenjara,” ucap Dinar.
Dinar merasa trauma karena tersangkut kasus dugaan pornografi. Ia masih mengalaminya hingga saat ini.
Dinar menjadikan kasus dugaan pornografi yang menjeratnya sebagai sebuah pembelajaran untuknya. Ia mengaku akan mempertimbangkan lebih matang sebelum melakukan sesuatu. Apalagi tindakan yang ia lakukan bisa berdampak pada keluarga.
“Aku harus ingat ada orang tua dan adik-adik. Kalau aku melakukan kesalahan yang malu bukan aku, tapi keluarga,” ujar Dinar.
Rekaman Dinar tengah berbikini di pinggir jalan saat melakukan aksi menolak perpanjangan PPKM diambil di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Video itu direkam oleh adiknya yang berstatus sebagai saksi atas perintah Dinar.
