Kumparan Logo

Dituding Lakukan Pelecehan, Rian D'Masiv Sempat Berniat untuk Mediasi

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rian D'Masiv di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/1).
 Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rian D'Masiv di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/1). Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Vokalis D’Masiv Rian Ekky Pradipta atau Rian D’Masiv sempat berniat untuk melakukan mediasi dengan pihak yang menudingnya melakukan pelecehan seksual.

Beberapa waktu lalu, Rian menjadi pembicaraan di media sosial karena dituding melakukan pelecehan seksual terhadap anak dari mendiang pengamat musik Denny Sakrie. Tudingan itu berawal dari kicauan di akun Twitter milik Denny.

“Sebetulnya, dari pihak yang menuduh saya, mereka sudah mengajak saya untuk bertemu untuk mediasi,” kata Rian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/6).

kumparan post embed
Rian D'Masiv saat pembuatan video klip. Foto: Munady Widjaja

Rian D’Masiv mengatakan ajakan untuk mediasi tersebut datang setelah dia menghubungi pihak keluarga mendiang Denny.

Pria 34 tahun ini menyebut tudingan kepadanya merupakan kesalahpahaman yang seharusnya tak perlu diperbesar. Ia mengaku tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.

“Karena memang awalnya saya sempat telepon juga. Saya sudah kenal lama dengan keluarga mereka,” tutur Rian.

kumparan post embed
Rian D'Masiv (kanan) saat menghadiri soft launching janganmenyerah.id di kantor kumparan. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Kendati demikian, Rian menyatakan, mediasi tersebut gagal terlaksana. Sebab, ada permintaan Rian yang tidak terpenuhi.

Rian ingin hadir dengan didampingi rekannya karena dia merasa tempat pertemuan tidak aman. Namun, permintaan itu ditolak.

“Oleh karena itu, saya sempat bilang saya ingin mengajak satu orang sahabat saya untuk mendampingi saya. Karena bagaimanapun, saya juga perlu menjaga diri saya juga,” ucap Rian.

kumparan post embed
Rian D'Masiv hibur relawan dan tenaga medis di Wisma Atlet. Foto: Instagram / @rianekkypradipta

Setelah mediasi tersebut tidak terealisasi, Rian berusaha mencari solusi lain. Dia mengajak pihak yang menudingnya melakukan pelecehan untuk bertemu di Polda Metro Jaya.

Setelah ditunggu-tunggu selama beberapa jam, kata Rian, pihak yang menudingnya melakukan pelecehan tidak datang. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk membuat laporan.

“Kita tunggu sampai jam 2 enggak datang, jam 3 nggak datang, jam 4 enggak datang, sampai akhirnya jam 5 kita bikin laporan polisi,” ujar Rian.

Rian D'Masiv Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Rian mengaku tidak ingin nama baiknya hancur lantaran tudingan tersebut. Meski sudah melaporkan ke polisi, Rian ingin permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir dengan damai.

“Karena memang niat saya semuanya pengin baik-baik, enggak mau sampai berantem. Saya juga menghormati almarhum (Denny Sakrie) yang kebetulan teman saya juga,” kata Rian.