Kumparan Logo

Donald Trump Beri Penghormatan Terakhir atas Kepergian Legenda Dolly Parton

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump di Bandara Ankara, yang melakukan kunjungan resmi ke Turki menjelang KTT Kepala Negara dan Pemerintah NATO ke-36 di Ankara, Turki, pada 7 Juli 2026. Foto: Dogukan Keskinkilic/Pool via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump di Bandara Ankara, yang melakukan kunjungan resmi ke Turki menjelang KTT Kepala Negara dan Pemerintah NATO ke-36 di Ankara, Turki, pada 7 Juli 2026. Foto: Dogukan Keskinkilic/Pool via Reuters

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan penghormatan terakhir kepada legenda musik country, Dolly Parton, yang berpulang pada usia 80 tahun.

Melansir Deadline, Presiden Trump menyampaikan kekagumannya terhadap sang maestro melalui platform Truth Social dan menyebutnya sebagai salah satu penyanyi musik country terbesar sepanjang masa.

“Sangat sedih untuk mengabarkan bahwa Dolly Parton, salah satu penyanyi country terbesar—bahkan jauh melampaui itu—sepanjang masa, baru saja berpulang," ungkap Presiden Trump.

Dolly Parton. Foto: AFP/VALERIE MACON

Sebagai bentuk rasa hormat, Donald Trump menginstruksikan pengibaran bendera Amerika Serikat setengah tiang di seluruh negeri selama satu minggu, terhitung mulai Selasa (25/8) pukul 18.00 waktu setempat.

“Ini adalah kehilangan nyata bagi jutaan orang. Tidak pernah ada orang seperti dia, dan tidak akan pernah ada lagi. Untuk menghormatinya, saya memerintahkan penurunan bendera Amerika Serikat menjadi setengah tiang di seluruh AS selama periode satu minggu mulai malam ini pukul 18.00. Istirahatlah dalam damai, Dolly! Dunia mencintaimu,” lanjutnya.

Kabar duka kepergian Dolly Parton disampaikan secara resmi oleh pihak keluarga melalui akun Instagram resmi @dollyparton.

Berbagai ungkapan duka dan penghormatan mengalir deras dari para penggemar, sesama musisi, hingga politisi di seluruh dunia yang mengenang karya dan dedikasi sang legenda.

Reporter: Hosana Solagracia Sifra